KM Banawa Rusak, Aktivitas Pelabuhan Kuala Stabas Terganggu

KM Banawa Nusantara Rusak dan Lama Terparkir di Pelabuhan Kuala Stabas, Pemkab Pesbar Siapkan Proses Lelang Aset
Yayan Prantoso - Rabu, 07 Okt 2026 - 17:18 WIB
KM Banawa Nusantara yang rusak hingga kini belum di evakuasi dan mengganggu aktivitas di pelabuhan kuala stabas.
KM Banawa Nusantara yang rusak hingga kini belum di evakuasi dan mengganggu aktivitas di pelabuhan kuala stabas. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Dishub Pesbar berharap proses penilaian hingga lelang dapat berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, keberadaan KM Banawa Nusantara dapat segera ditindaklanjuti sehingga tidak lagi menghambat aktivitas masyarakat di Pelabuhan Kuala Stabas.

“Kita berharap itu bisa terealisasi sesuai kebutuhan. Kami juga berharap nelayan bisa bersabar dengan kondisi demikian,” ujarnya.

Sementara itu, keberadaan KM Banawa Nusantara yang masih berada di area pelabuhan dikeluhkan nelayan karena dinilai mengurangi ruang gerak untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah seorang nelayan Kuala Stabas, Andi, mengatakan kapal tersebut sudah mengalami kerusakan cukup parah. Hingga kini, menurutnya, belum terlihat aktivitas perbaikan maupun pemindahan kapal dari kawasan pelabuhan.

Advertisements

“Kapalnya sudah rusak parah dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki. Kami berharap kapal tersebut bisa dipindahkan dari area Pelabuhan Kuala Stabas karena cukup mengganggu mobilitas di dalam pelabuhan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat, Gunawan, S.P. Ia menilai pemerintah daerah perlu segera memberikan kepastian terhadap aset tersebut agar tidak terus menjadi persoalan di kawasan pelabuhan.

Apalagi, KM Banawa Nusantara telah cukup lama berada dalam kondisi rusak dan tidak digunakan.

“Sudah lama kapal itu rusak dan terparkir di Pelabuhan Kuala Stabas. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut, baik diperbaiki maupun dipindahkan. Kami berharap pemerintah segera mengambil langkah karena keberadaan kapal itu berdampak terhadap aktivitas nelayan,” pungkasnya. (*)

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements