Pasca Putusan MK, Bola Politik Gibran Kini Berpindah dari MK ke Istana

Gibran tetap menjadi Wapres pasca putusan MK. Henry Yosodiningrat menilai persoalan kini bergeser ke arena konstitusional dan politik.
Krisna Jeri - Kamis, 08 Okt 2026 - 18:36 WIB
Putusan MK terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dinilai belum serta-merta mengakhiri persoalan konstitusional dan politik. Bola persoalan kini dinilai bergeser ke lembaga-lembaga negara dan konfigurasi politik pemerintahan.
Putusan MK terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka dinilai belum serta-merta mengakhiri persoalan konstitusional dan politik. Bola persoalan kini dinilai bergeser ke lembaga-lembaga negara dan konfigurasi politik pemerintahan. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Henry melihat konsekuensi putusan tersebut kini tidak lagi semata-mata berada di ruang sidang Mahkamah Konstitusi.

"Jawabannya sekarang tidak lagi semata-mata berada di Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

Menurut dia, apabila terdapat tindak lanjut terhadap persoalan tersebut, DPR, MPR, pemerintah, serta kekuatan-kekuatan politik memiliki posisi penting dalam membaca dan menyikapi konsekuensi putusan sesuai kewenangan masing-masing.

Di sinilah, kata Henry, konfigurasi politik pemerintahan menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan.

Advertisements

Persoalan Gibran tidak lagi sekadar mengenai bagaimana putusan MK dibaca secara hukum, tetapi juga bagaimana lembaga-lembaga negara merespons persoalan konstitusional yang berkembang setelah putusan tersebut.

Dalam situasi tersebut, menurut Henry, posisi Presiden Prabowo Subianto menjadi sangat strategis.

Hal tersebut bukan berarti Presiden memiliki kewenangan untuk menentukan sendiri nasib Gibran di luar mekanisme konstitusi.

"Tentu tidak," tegas Henry.

Advertisements

Namun, sebagai Presiden sekaligus figur sentral dalam konfigurasi pemerintahan dan koalisi politik saat ini, sikap politik Prabowo dinilai mempunyai pengaruh besar terhadap arah perkembangan persoalan tersebut.

Henry melihat Prabowo menghadapi pilihan politik yang tidak sederhana.

Di satu sisi, stabilitas pemerintahan membutuhkan hubungan Presiden dan Wakil Presiden yang tetap berjalan efektif.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements