Raperda Anti-LGBT, Gunawan Handoko Tekankan Pendekatan Pencegahan

Raperda Anti-LGBT masuk perubahan Propemperda 2026. Gunawan Handoko mengingatkan pentingnya regulasi yang jelas dan terukur.
Krisna Jeri - Selasa, 20 Okt 2026 - 15:29 WIB
Gunawan Handoko meminta pembahasan Raperda LGBT Lampung mengedepankan edukasi serta menghindari stigma dan pengucilan.
Gunawan Handoko meminta pembahasan Raperda LGBT Lampung mengedepankan edukasi serta menghindari stigma dan pengucilan. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Tanpa penjelasan metodologi yang memadai, angka tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan jumlah individu LGBT di Bandar Lampung secara keseluruhan.

Gunawan mengatakan isu tersebut semakin menjadi perhatian karena dinilai lebih terlihat di ruang publik, tempat hiburan, lingkungan tempat tinggal, dan media sosial.

"Dulu kita hanya mendengar dari media, tetapi sekarang bisa menyaksikan langsung. Perilaku LGBT tidak lagi sembunyi-sembunyi. Mereka ada di ruang publik, di tempat hiburan, di kos-kosan, di media sosial. Aktivitasnya semakin berani dan terang-terangan," katanya.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Gunawan mengenai fenomena yang diamatinya.

Advertisements

Penilaian mengenai kondisi di masyarakat tetap memerlukan dukungan data yang dapat diuji untuk memperoleh gambaran yang akurat. 

Gunawan mengungkapkan keprihatinannya terhadap pengaruh lingkungan dan media sosial terhadap generasi muda.

Ia menilai keluarga perlu memiliki kemampuan untuk memberikan pendidikan, pendampingan, serta komunikasi yang terbuka kepada anak-anak dan remaja.

Menurutnya, peran keluarga perlu diperkuat agar persoalan sosial dapat dibicarakan secara bijaksana tanpa menimbulkan ketakutan atau mendorong seseorang menutup diri.

Advertisements

Ia juga mendorong keterlibatan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda dalam kegiatan edukasi serta pendampingan di lingkungan masing-masing.

Pendekatan melalui konseling, dukungan sosial, dan pembinaan keagamaan disebutnya sebagai sejumlah pilihan yang dapat dipertimbangkan.

Ia menilai langkah tersebut perlu dijalankan dengan menghindari tindakan yang mengarah pada stigma, diskriminasi, maupun pengucilan.

"Pendekatan kasih sayang dan pembinaan jauh lebih mulia dan efektif daripada sekadar hukuman. Dengan semangat pencegahan inilah, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi sangat relevan," ujarnya.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT MLO - 6 BANK LAMPUNG HUT MLO - 4 HUT MLO - 3 HUT MLO - 2 HUT MLO - 1

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements