LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan ini menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta minyak goreng dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan yang dipusatkan di Taman Kota Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kamis (22/10/2026), tersebut menawarkan beras SPHP seharga Rp57.000 per kemasan lima kilogram. Sementara itu, minyak goreng dijual dengan harga Rp15.500 per liter.
Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, menjaga stabilitas harga pangan, sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Lampung Barat.
Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Barat, Drs. Syaekhudin, M.M., memimpin langsung kegiatan tersebut. Hadir pula perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Perum Bulog, jajaran Dinas Ketahanan Pangan, serta tokoh masyarakat setempat.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Lampung Barat, Erwiensyah, yang mendampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Nata Djudin, mengatakan bahwa pihaknya menyediakan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni tujuh ton beras SPHP dan 120 liter minyak goreng.
"Untuk beras SPHP tersedia sebanyak tujuh ton dengan kemasan lima kilogram. Harga tebusnya Rp57.000 per kemasan. Sedangkan minyak goreng disediakan sebanyak 120 liter dengan kemasan satu liter seharga Rp15.500," jelas Erwiensyah.
Menurutnya, penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar.
Beras dan minyak goreng merupakan komoditas penting yang dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Karena itu, ketersediaan pasokan dengan harga yang wajar menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau," ujarnya.
Sementara itu, Syaekhudin menegaskan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dengan memperhatikan aspek ketersediaan, keamanan, kandungan gizi, serta keterjangkauan harga bagi seluruh lapisan masyarakat.