"Pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, ketersediaan pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau harus menjadi perhatian serta tanggung jawab kita bersama," kata dia.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan untuk mempertahankan daya beli masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan mitra pangan diperlukan guna mengantisipasi gejolak harga yang berpotensi meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga.
Syaekhudin menjelaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi, khususnya pada komoditas pangan.
Pelaksanaan GPM di Lampung Barat turut terhubung dengan kegiatan serupa yang digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut dikoordinasikan melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Rangkaian kegiatan juga diikuti secara daring melalui Zoom Meeting.
Syaekhudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah terkait, Perum Bulog, dan para mitra yang telah bersinergi menyukseskan kegiatan tersebut.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor terus diperkuat agar ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.
"Melalui momentum Hari Pangan Sedunia ini, mari kita terus memperkuat ketahanan pangan, mendukung upaya pengendalian inflasi, serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," pungkasnya. (*)