Untuk periode yang lebih panjang, pembelian pada 26 April 2026 dengan harga Rp 2.825.000 per gram menghasilkan potensi kerugian sekitar 17,35%. Adapun pembelian pada 26 Januari 2026 dengan harga Rp 2.917.000 per gram menunjukkan kerugian sekitar 19,95%.
Sementara itu, investor yang membeli emas pada 26 Oktober 2025 dengan harga Rp 2.350.000 per gram tercatat mengalami kerugian sekitar 0,64% berdasarkan harga buyback saat ini.
Sebaliknya, pembelian pada 26 Juli 2025 dengan harga Rp 1.915.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan sekitar 21,93%. Pembelian pada 26 April 2025 dengan harga Rp 1.965.000 per gram menunjukkan potensi keuntungan sekitar 18,83%, sedangkan pembelian pada 26 Januari 2025 dengan harga Rp 1.611.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan sekitar 44,94%.
Angka-angka tersebut merupakan simulasi berdasarkan harga pembelian historis dan harga buyback pada 26 Oktober 2026. Hasil aktual dapat berbeda apabila terdapat biaya transaksi atau ketentuan lain yang berlaku.
Investor perlu memahami bahwa harga emas dapat bergerak naik maupun turun. Oleh sebab itu, keputusan investasi sebaiknya mempertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu investasi, serta selisih harga jual dan harga pembelian kembali.