LAMPUNG BARAT – Sebanyak 197 siswa kelas XII Angkatan ke-20 SMAN 1 Sekincau resmi dilepas dalam suasana haru dan penuh kebanggaan.
Acara tersebut dihadiri berbagai unsur pendidikan dan masyarakat, mulai dari Pengawas SMA/SMK Regional III Lampung Barat dan Pesisir Barat Sri Sukamto, S.Pd., M.M., mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Jonisdar Ali, S.E., M.M., Camat Sekincau Heptanius Hidayat, S.P., Kepala Puskesmas Sekincau Nurbaiti, S.Kep., Peratin Giham Sukamaju Hermanto, para kepala sekolah, komite, tokoh adat, hingga orang tua siswa.
Kepala SMAN 1 Sekincau, Imam Safei, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah mengharumkan nama sekolah melalui berbagai prestasi.
Ia mengungkapkan, dari total 197 siswa yang lulus, sebanyak 94 siswa berhasil diterima di perguruan tinggi melalui jalur undangan. “Ini capaian yang patut kita syukuri bersama. Anak-anak kami telah menunjukkan bahwa dengan tekad dan semangat, pendidikan mampu menjadi jalan untuk mengubah masa depan menjadi lebih baik,” ujar Imam Safei.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua atau wali murid yang telah mendukung penuh pendidikan putra-putrinya.
Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam mendorong semangat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. “Kami berharap para orang tua terus memberikan motivasi kepada anak-anaknya agar tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” tambahnya.
Imam Safei menjelaskan, pihak sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk melalui program revitalisasi sarana dan prasarana.
Saat ini, SMAN 1 Sekincau tengah mengupayakan bantuan untuk perbaikan sejumlah gedung yang dinilai sudah layak direhabilitasi.
“Minat masyarakat untuk menyekolahkan anak di SMAN 1 Sekincau semakin tinggi. Ini menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbenah,” jelasnya.
Terkait penerimaan siswa baru tahun 2026, sekolah menjadwalkan pelaksanaan SPMB pada 15 hingga 19 Juni, dengan kuota sebanyak 216 siswa atau enam rombongan belajar.
Proses penjaringan awal menunjukkan antusiasme tinggi, dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai lebih dari 250 calon siswa melalui sistem daring sekolah.
Ketua Komite Sekolah, Ramot Simanjuntak, menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.