BANDAR LAMPUNG – Kebakaran melanda sebuah rumah di Perumahan Baiti Janati, Jalan M. Ali 2, RT 03, Lingkungan 02, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis 29 Oktober 2026.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan pihaknya memadamkan api yang membakar Rumah tersebut.
Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik di area dapur tersebut mengakibatkan sejumlah bagian rumah dan perabotan terbakar. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 7 juta.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung menerima laporan kebakaran pada pukul 23.49 WIB. Petugas kemudian mengerahkan dua kendaraan untuk menangani kejadian tersebut, yakni Unit Karba 012 dari Pos Siaga Kemiling dan satu unit Avanza putih dari Markas Komando (Mako) Tendean.
Unit Karba 012 berangkat pada pukul 23.50 WIB dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian, yakni pukul 23.57 WIB. Sementara itu, unit Avanza putih diberangkatkan pada pukul 23.51 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 00.03 WIB. Berdasarkan laporan petugas, waktu respons pemadaman tercatat selama delapan menit.
“Proses pemadaman dan penanganan kebakaran berlangsung hingga pukul 01.25 WIB. Sebanyak tujuh personel Pleton A dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut dengan dukungan dua unit kendaraan dan satu tangki air,”ucap Anthoni.
Berdasarkan keterangan pamong setempat, api diduga bermula dari korsleting listrik di bagian dapur, kemudian merambat ke kamar tidur dan sejumlah bagian rumah lainnya. Api turut membakar benda-benda yang mudah terbakar sehingga menyebabkan kerusakan pada perabotan dan bagian bangunan.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Rumah yang terbakar diketahui milik Yuliana, 60 tahun. Ia tinggal bersama dua anggota keluarganya sehingga total terdapat tiga jiwa dalam satu kepala keluarga yang menempati rumah tersebut.
Bagian rumah yang terdampak meliputi dapur, kamar tidur, dan ruang tengah. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 3 x 8 meter. Sejumlah barang rumah tangga turut hangus, di antaranya kasur springbed, lemari pakaian, kursi tamu, serta perabotan lainnya. Selain itu, api juga merusak bagian struktur bangunan, termasuk plafon.
“Akibat kejadian tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 7 juta. Berdasarkan laporan yang diterima, tidak terdapat laporan korban dalam peristiwa kebakaran tersebut,”tutupnya.