17 Sapi Kurban di Pesisir Barat Ditemukan Cacingan, DKPPP Pastikan Aman Dikonsumsi

DKPPP Pesisir Barat memastikan hewan kurban tetap layak konsumsi meski ditemukan kasus cacingan pada sejumlah sapi dan kambing.
Yayan Prantoso - Kamis, 28 Mei 2026 - 13:42 WIB
DKPPP Pesbar melakukan pemantauan dan pemeriksaan daging kurban. .
DKPPP Pesbar melakukan pemantauan dan pemeriksaan daging kurban. . - Foto dok. DKPPP Pesbar

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

“Karena itu, pihaknya juga mengimbau peternak agar lebih memperhatikan kesehatan hewan ternaknya, terutama menjelang musim kurban,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, DKPPP Pesisir Barat juga memberikan edukasi kepada panitia kurban dan masyarakat terkait tata cara penanganan daging kurban yang baik dan higienis. Mulai dari proses penyembelihan, pencucian organ, hingga distribusi daging diimbau dilakukan sesuai standar kebersihan.

Masyarakat juga diminta memastikan daging dimasak hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi guna menghindari risiko penularan penyakit maupun parasit.

“Kami mengimbau masyarakat agar mengolah daging dengan benar, dimasak sampai matang sempurna, sehingga aman dikonsumsi dan terhindar dari risiko kesehatan,” katanya.

Advertisements

Rahmat memastikan, hingga hari kedua pelaksanaan pemotongan hewan kurban, tidak ditemukan kasus penyakit berbahaya maupun indikasi penyakit menular strategis pada hewan kurban di Kabupaten Pesisir Barat.

Secara umum, kondisi hewan kurban yang diperiksa masih dinilai sehat dan aman untuk dibagikan kepada masyarakat. DKPPP Pesisir Barat juga akan terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban hingga batas akhir pelaksanaan penyembelihan Idul Adha.

“Pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan kesehatan hewan dan keamanan pangan,” tandasnya.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
Idul Adha 3 Idul Adha 2 Idul Adha

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements