Kecamatan Ngambur Percepat Monev Dana Desa Tahap I untuk Pencairan Tahap II

Tim Kecamatan Ngambur melakukan monitoring Dana Desa Tahap I sebagai syarat pengajuan pencairan Tahap II sekaligus memastikan pengelolaan berjalan tertib.
Yayan Prantoso - Kamis, 02 Jul 2026 - 14:08 WIB
Tim Kecamatan Ngambur melaksanakan kegiatan monev DD tahap I di seluruh pekon se Kecamatan setempat seperti di Pekon Bumi Ratu dan Sukanegara
Tim Kecamatan Ngambur melaksanakan kegiatan monev DD tahap I di seluruh pekon se Kecamatan setempat seperti di Pekon Bumi Ratu dan Sukanegara - foto -- dok.Kecamatan Ngambur.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Pemerintah Kecamatan Ngambur mulai mengintensifkan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Anggaran Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program yang didanai Dana Desa berjalan sesuai ketentuan sekaligus mempersiapkan pengajuan pencairan Dana Desa Tahap II.

Pada Kamis (2/7/2026), tim monitoring dan evaluasi melaksanakan pemeriksaan di Pekon Bumi Ratu dan Pekon Sukanegara. Kegiatan dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Ngambur, Zamhuri, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Ngambur sekaligus Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi, Sugeng Nurcahyono, S.Pd., M.M.

Monitoring tersebut juga diikuti aparatur kecamatan, pemerintah pekon, serta unsur terkait yang terlibat dalam pelaksanaan pengawasan.

Zamhuri mengatakan, monitoring dan evaluasi merupakan tahapan penting yang wajib dilalui setiap pekon sebelum mengajukan pencairan Dana Desa tahap berikutnya. Dalam proses tersebut, pemerintah kecamatan bersama Inspektorat dan instansi terkait melakukan pemeriksaan administrasi maupun pelaksanaan kegiatan yang telah dibiayai melalui Dana Desa Tahap I.

Advertisements

"Monitoring dan evaluasi Dana Desa tahap pertama ini dilakukan oleh pihak kecamatan, Inspektorat, dan instansi terkait lainnya. Setelah seluruh proses monev selesai, pekon dapat kembali mengajukan usulan pencairan Dana Desa Tahap II," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan monev dilakukan lebih awal agar setiap kekurangan, baik pada administrasi maupun pelaksanaan kegiatan, dapat segera diperbaiki sebelum proses pengajuan pencairan Dana Desa Tahap II dimulai. Dengan begitu, proses pencairan diharapkan berjalan lebih lancar tanpa kendala.

Zamhuri menegaskan, monitoring bukan bertujuan mencari kesalahan pemerintah pekon, melainkan sebagai bagian dari pembinaan dan pendampingan agar pengelolaan Dana Desa semakin tertib, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Monev ini bukan untuk mencari kesalahan. Kalau memang masih ada hal-hal yang kurang atau belum dipahami, silakan ditanyakan sehingga dapat segera diperbaiki bersama," jelasnya.

Banner Parfum Shopee

Advertisements

Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin seluruh perangkat pekon dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan pekon tidak hanya bergantung pada peratin, tetapi juga ditentukan oleh kekompakan seluruh aparatur.

Setiap perangkat, lanjutnya, memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mendukung jalannya pemerintahan. Karena itu, seluruh aparatur pekon diharapkan mampu bekerja disiplin dan saling mendukung demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Sekuat apa pun seorang peratin, kalau tidak didukung oleh seluruh aparat pekon, roda pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik. Karena itu, kekompakan dan disiplin seluruh perangkat menjadi kunci keberhasilan pembangunan di pekon," tegasnya.

Selain membahas pengelolaan Dana Desa, Zamhuri juga mengajak seluruh aparatur pekon dan masyarakat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Ia berharap masyarakat memberikan data yang benar, lengkap, dan akurat kepada petugas agar hasil pendataan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements