BANDAR LAMPUNG – Warga kawasan Rajabasa, Bandar Lampung, dibuat resah setelah video yang memperlihatkan sosok misterius berpakaian serba putih viral di media sosial. Rekaman tersebut ramai diperbincangkan warganet usai diunggah di Instagram pada Jumat, 29 Mei 2026.
Dalam video yang beredar, terlihat seseorang mengenakan pakaian putih berdiri di depan salah satu rumah warga di kawasan Perumahan Gelora Persada Rajabasa pada malam hari. Kondisi lingkungan tampak sepi dengan penerangan yang minim.
Unggahan itu menyebut sosok tersebut diduga menjalankan aksi menakut-nakuti warga dengan mengetuk pintu rumah hingga mematikan aliran listrik pada malam hari. Informasi tersebut kemudian memicu kekhawatiran masyarakat sekitar.
Selain video, akun pengunggah juga menyampaikan himbauan agar warga lebih waspada, khususnya bagi penghuni kos dan permukiman di kawasan tersebut.
“Tolong sampaikan ke teman, sahabat, atau keluarga yang ngekos di daerah tersebut agar selalu mengunci pintu rapat-rapat saat malam hari,” tertulisnya.
Hingga kini belum diketahui identitas sosok dalam video maupun motif keberadaannya di lokasi pada malam hari. Aparat kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait viralnya rekaman tersebut.
Meski demikian, video itu sudah terlanjur ramai dibahas di media sosial dan menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang khawatir aksi tersebut merupakan modus kejahatan yang memanfaatkan ketakutan warga.
“Kalau memang meresahkan warga, polisi harus cepat turun tangan sebelum ada korban,” tulis Arash dalam kolom komentar.
Komentar lain juga meminta aparat keamanan meningkatkan patroli malam di kawasan permukiman dan kos-kosan yang dinilai rawan.
“Jangan sampai cuma dianggap prank. Takutnya ini modus untuk melihat situasi rumah warga,” tulis akun lainnya.
Sejumlah warga turut menghimbau masyarakat agar tidak mudah membuka pintu bagi orang tak dikenal pada malam hari serta segera melapor kepada pihak keamanan lingkungan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Fenomena viral tersebut menambah kekhawatiran warga terhadap kondisi keamanan lingkungan pada malam hari. Apalagi kawasan Rajabasa dan sekitarnya dikenal sebagai daerah padat pemukiman dan kos mahasiswa.


