Selama masa libur panjang tersebut, KA Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati pulang pergi (PP) dan KA Kuala Stabas relasi Tanjungkarang–Baturaja PP menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarwilayah di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari habis terjualnya seluruh tiket yang disediakan selama periode libur panjang. Sebanyak 20.800 tempat duduk yang tersedia berhasil terjual seluruhnya sebelum masa libur berlangsung.
“Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang andal, aman, nyaman, dan terjangkau,” sambungnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Divre IV Tanjung karang memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan aman, lancar, dan terkendali. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan pengawasan operasional, pemeriksaan sarana dan prasarana secara berkala, serta kesiapan petugas di lapangan.
Selain itu, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama perusahaan melalui inspeksi rutin, pemantauan perjalanan secara berkelanjutan, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna menjaga keandalan operasional kereta api.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan kereta api. KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan agar dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat,” tambah Zaki.