Air Baru Mengalir Malam Hari, Warga Giham Keluhkan Layanan PERUMDA Limau Kunci

Pelanggan di Pemangku Giham Lunik berharap PERUMDA Limau Kunci segera memperbaiki jadwal distribusi air agar kebutuhan warga terpenuhi.
Rinto Arius - Selasa, 02 Jun 2026 - 23:12 WIB
Warga Pemangku Giham Lunik, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, mengeluhkan distribusi air bersih PERUMDA Limau Kunci yang baru mengalir pada malam hari sehingga menyulitkan kebutuhan rumah tangga.
Warga Pemangku Giham Lunik, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, mengeluhkan distribusi air bersih PERUMDA Limau Kunci yang baru mengalir pada malam hari sehingga menyulitkan kebutuhan rumah tangga. - Ilustrasi Medialampung.co.id

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Sejumlah pelanggan air bersih milik PERUMDA Limau Kunci Unit Sekincau mengeluhkan pelayanan distribusi air yang dinilai belum maksimal. Keluhan tersebut datang dari warga Pemangku Giham Lunik, Pekon Giham Sukamaju, Kecamatan Sekincau, yang mengaku pasokan air baru mengalir pada malam hari, bahkan sering kali setelah pukul 21.00 WIB.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air rumah tangga sehari-hari. Selain harus menunggu hingga larut malam, pelanggan juga tidak dapat mengawasi penampungan air karena sebagian besar sudah beristirahat.

Salah seorang pelanggan, Helmi, mengatakan permasalahan itu telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Menurutnya, jadwal distribusi yang terlalu malam membuat banyak pelanggan tidak sempat menampung air untuk kebutuhan sehari-hari.

"Kami berharap distribusi air bisa dilakukan lebih awal. Kalau air hidup di atas pukul 21.00 WIB, tentu sulit untuk mengontrolnya karena kami sudah tidur. Akibatnya kebutuhan air sehari-hari sering tidak tercukupi," keluh Helmi, Senin (1/6).

Advertisements

Ia menjelaskan, keluhan tersebut sebenarnya sudah disampaikan kepada petugas melalui pesan WhatsApp. Namun hingga saat ini pelanggan belum merasakan adanya perubahan maupun solusi atas persoalan yang terjadi.

"Saya sudah menyampaikan keluhan melalui WhatsApp kepada petugas. Dalam pesan itu saya mempertanyakan kenapa selama kurang lebih dua minggu terakhir air PDAM ke rumah saya selalu hidup sekitar pukul 21.00 WIB, sementara pada jam tersebut kami sudah beristirahat. Sampai sekarang belum ada solusi yang jelas," ujarnya.

Menurut Helmi, pihak PERUMDA Limau Kunci perlu melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi air, khususnya di wilayah Giham Lunik. Ia berharap pasokan air dapat dialirkan pada waktu yang lebih efektif sehingga pelanggan memiliki kesempatan untuk menampung dan memanfaatkannya secara optimal.

"Harapan kami sederhana, distribusi air bisa lebih maksimal dan mengalir pada jam yang masih memungkinkan warga menampung serta memanfaatkan air untuk kebutuhan rumah tangga. Jangan sampai pelanggan terus kesulitan karena jadwal pengaliran yang terlalu malam," tegasnya.

Advertisements

Warga berharap keluhan tersebut segera mendapat perhatian dari pihak PERUMDA Limau Kunci maupun instansi terkait. Pasalnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang digunakan setiap hari untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Masyarakat juga berharap adanya perbaikan sistem distribusi agar pelayanan air bersih di wilayah Kecamatan Sekincau dapat berjalan lebih optimal, merata, dan sesuai kebutuhan pelanggan. Dengan demikian, persoalan keterlambatan pengaliran air yang dikeluhkan warga selama beberapa pekan terakhir dapat segera teratasi.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements