"Pembangunan jalur baru ini bertujuan menghindari kepadatan perjalanan kereta api di wilayah Kota Bandarlampung. Nantinya jalur lama akan lebih difokuskan untuk kereta api penumpang, sedangkan kereta batu bara akan melintas melalui jalur baru yang sedang dipersiapkan," ujarnya.
Menurutnya, pemisahan jalur tersebut akan meningkatkan efisiensi operasional kereta api sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan yang lebih baik bagi penumpang.
Saat ini proses perencanaan dan persiapan proyek masih terus berjalan. Pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan berharap proyek strategis tersebut segera terealisasi agar mampu memberikan manfaat besar bagi sektor transportasi, logistik, dan pembangunan infrastruktur di Lampung.
Dengan beralihnya angkutan batu bara dari jalan raya ke jalur kereta api, kerusakan jalan yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah ruas diharapkan dapat berkurang secara signifikan. Selain itu, arus lalu lintas kendaraan akan menjadi lebih lancar, sementara distribusi logistik dapat berlangsung lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan.