BANDAR LAMPUNG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menanggapi sorotan publik terkait masih banyaknya kepala SMA, SMK, dan SLB negeri di Lampung yang berstatus Pelaksana Tugas (Plt).
Menurut Thomas, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh lemahnya tata kelola pendidikan, melainkan karena proses pengisian jabatan kepala sekolah definitif harus melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Saat ini usulan untuk pengangkatan kepala sekolah definitif sedang dalam proses. Kami berharap tidak lama lagi proses tersebut dapat segera selesai sehingga sekolah-sekolah yang saat ini dipimpin oleh Plt dapat memiliki kepala sekolah definitif,” ujar Thomas Amirico, Rabu 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian administrasi serta tahapan yang diperlukan dalam proses pengangkatan kepala sekolah definitif.
Thomas menegaskan bahwa meskipun masih berstatus Plt, seluruh kepala sekolah tetap menjalankan tugas dan fungsi manajerial pendidikan secara maksimal sehingga pelayanan kepada peserta didik tidak mengalami gangguan.
“Kami memastikan seluruh proses pendidikan tetap berjalan dengan baik. Para Plt kepala sekolah tetap memiliki tanggung jawab untuk menjalankan program sekolah, menjaga kualitas layanan pendidikan, dan memastikan kegiatan belajar mengajar berlangsung optimal,” katanya.
Ia juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat tata kelola pendidikan melalui penataan sumber daya manusia di lingkungan sekolah menengah.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap artikel opini yang menyoroti masih tingginya jumlah kepala sekolah menengah di Lampung yang berstatus Plt serta mendorong percepatan pengangkatan kepala sekolah definitif.
Menanggapi hal itu, Thomas memastikan bahwa penataan jabatan kepala sekolah menjadi salah satu prioritas yang saat ini tengah diselesaikan oleh pemerintah daerah.
“Kami memahami harapan masyarakat agar seluruh sekolah dipimpin oleh kepala sekolah definitif. Karena itu prosesnya sedang kami dorong dan mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat terealisasi,” pungkasnya.