Program tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kebiasaan menabung di kalangan pelajar sekaligus meningkatkan akses terhadap layanan keuangan formal bagi generasi muda.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari OJK Provinsi Lampung mengenai pengenalan lembaga jasa keuangan yang legal serta edukasi terkait bahaya investasi bodong.
Selain itu, Kepala Bagian Marketing BPRS Lampung Barat, Mosses Valentino, memberikan penjelasan mengenai mekanisme Program BBM serta berbagai manfaat yang dapat diperoleh para siswa melalui program tersebut.
Untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia juga menggelar sesi tanya jawab interaktif dan pembagian doorprize bagi siswa yang berhasil menjawab pertanyaan seputar literasi dan inklusi keuangan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Lampung Barat berharap kesadaran menabung serta pemahaman pengelolaan keuangan di kalangan pelajar terus meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, mandiri, dan melek finansial.