Kebakaran Way Jambu Sebabkan Kerugian Rp400 Juta, Diduga Berasal dari Lilin

Satu rumah beserta kendaraan, peralatan usaha, dan puluhan tabung gas ludes terbakar. Dugaan sementara kebakaran dipicu lilin.
Yayan Prantoso - Kamis, 11 Jun 2026 - 08:15 WIB
Petugas Damkar pada Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat saat melakukan pemadaman kebakaran yang terjadi di Pekon Way Jambu.
Petugas Damkar pada Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat saat melakukan pemadaman kebakaran yang terjadi di Pekon Way Jambu. - Foto dok. Satpol PP dan Damkar Pesbar.

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah beserta sejumlah aset usaha milik warga di Pemangku Sukarame, Pekon Way Jambu, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu malam (10/6/2026), ditaksir menimbulkan kerugian material mencapai sekitar Rp400 juta.

Selain melalap bangunan rumah, kobaran api juga memusnahkan kendaraan, peralatan usaha, hingga puluhan tabung gas yang berada di lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Pesisir Barat, Cahyadi, SIP, mengatakan hasil pendataan sementara menunjukkan kerugian materi yang dialami korban cukup besar karena sebagian besar aset tidak berhasil diselamatkan.

“Berdasarkan hasil pendataan sementara, estimasi kerugian material akibat kebakaran tersebut mencapai kurang lebih Rp400 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” kata Cahyadi, Kamis (11/6/2026).

Advertisements

Menurut Cahyadi, kebakaran terjadi di rumah milik Sahrul yang akrab disapa Omen. Selain bangunan rumah, api turut menghanguskan satu unit mobil pikap, tiga unit pom mini, dua unit sepeda motor, satu unit mesin steam, satu unit mesin oven, serta sekitar 50 tabung gas yang berada di area usaha milik korban.

Besarnya kerugian dipengaruhi oleh cepatnya penyebaran api yang membakar bangunan dan berbagai barang mudah terbakar yang tersimpan di lokasi. Saat laporan diterima petugas, kobaran api diketahui sudah membesar sehingga upaya pemadaman difokuskan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.

“Petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Saat tiba di lokasi, api sudah cukup besar sehingga personel fokus melakukan pemadaman sekaligus upaya pelokalisiran agar kebakaran tidak meluas ke rumah warga lainnya,” jelasnya.

Berdasarkan hasil identifikasi awal dan keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang digunakan di dalam rumah. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh petugas.

Advertisements

“Untuk sementara, dugaan penyebab kebakaran berasal dari lilin. Namun demikian, petugas tetap melakukan pendataan dan analisis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut,” terangnya.

Cahyadi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan sumber api terbuka, seperti lilin dan kompor, serta memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Menurutnya, kelalaian kecil dapat memicu musibah besar yang berpotensi menimbulkan kerugian materi maupun korban jiwa.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan sumber api dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Penggunaan lilin harus diawasi dan ditempatkan pada lokasi yang aman, jauh dari benda-benda yang mudah terbakar,” katanya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Satpol PP dan Damkar Pesisir Barat menerjunkan 17 personel pemadam kebakaran dan dua analis kebakaran yang dipimpin langsung Kepala Seksi Pencegahan Kebakaran. Selain itu, tiga unit armada mobil pemadam dari Pos Damkar Ngambur dan Pos Damkar Pesisir Tengah juga dikerahkan ke lokasi.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements