BANDAR LAMPUNG — Usai insiden pohon tumbang di lingkungan kampus, sejumlah mahasiswa Universitas Lampung mengeluhkan belum adanya kompensasi atas kerusakan sepeda motor mereka.
Peristiwa tersebut terjadi di area parkir beringin yang berada di samping Gedung UPT Bahasa Universitas Lampung, Senin 04 Mei 2026 sekitar pukul 16.00 WIB.
Pohon besar yang tumbang akibat cuaca ekstrem dan angin kencang itu menimpa deretan sepeda motor milik mahasiswa yang sedang terparkir.
Akibatnya, kendaraan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sedikitnya enam unit sepeda motor terdampak dalam insiden tersebut.
Empat unit mengalami kerusakan ringan, sementara dua sepeda motor lainnya mengalami kerusakan berat, masing-masing berjenis Vario dan Aerox.
Pasca kejadian, para pemilik kendaraan mengaku kecewa karena hingga kini belum menerima kompensasi langsung dari pihak kampus atas kerusakan yang dialami.
Mereka berharap adanya tanggung jawab nyata dari institusi, mengingat insiden terjadi di area parkir resmi kampus.
Keluhan tersebut mencuat seiring kebutuhan mahasiswa untuk segera memperbaiki kendaraan yang digunakan sebagai sarana utama mobilitas sehari-hari ke kampus maupun aktivitas lainnya.
Menanggapi keluhan mahasiswa, pihak rektorat Universitas Lampung menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden pohon tumbang tersebut.
Kampus menegaskan bahwa peristiwa itu merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bandar Lampung.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak universitas menyampaikan komitmen untuk memberikan bantuan berupa perbaikan kendaraan yang rusak, serta melakukan langkah-langkah mitigasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang.