Asal Usul Tari Guel dan Perannya sebagai Identitas Budaya Gayo

Tari Guel menjadi simbol budaya Gayo dengan sejarah legenda, gerakan khas, dan nilai tradisi yang tetap lestari.
Romdani - Senin, 04 Mei 2026 - 17:18 WIB
Pertunjukan Tari Guel khas masyarakat Gayo, Aceh, menampilkan gerakan dinamis dengan busana adat kerawang yang sarat makna budaya dan tradisi.
Pertunjukan Tari Guel khas masyarakat Gayo, Aceh, menampilkan gerakan dinamis dengan busana adat kerawang yang sarat makna budaya dan tradisi. - Foto Instagram@tariguelgayo

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

ACEH TENGAH – Indonesia memiliki beragam tarian tradisional yang menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah. Salah satu yang terkenal dari Aceh adalah Tari Guel.

Tarian ini berasal dari dataran tinggi Gayo dan hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat setempat. Tari Guel tidak hanya menampilkan gerakan yang indah, tetapi juga menyimpan cerita sejarah dan nilai budaya yang kuat.

Bagi masyarakat Gayo, Tari Guel merupakan simbol kebersamaan, semangat, dan penghormatan terhadap tradisi leluhur. Karena itu, tarian ini kerap ditampilkan dalam berbagai acara adat maupun kegiatan budaya.

Tari Guel berasal dari wilayah Aceh Tengah yang dihuni oleh masyarakat suku Gayo. Tarian ini memiliki kaitan erat dengan legenda pencarian gajah putih di pedalaman Aceh.

Advertisements

Dalam cerita rakyat tersebut, seorang tokoh bernama Sengeda mendapatkan petunjuk melalui mimpi untuk menemukan seekor gajah putih yang dianggap istimewa. Setelah gajah tersebut ditemukan, masyarakat mengiringinya dengan gerakan tertentu dan bunyi-bunyian tradisional.

Gerakan itulah yang kemudian berkembang menjadi Tari Guel. Dari kisah ini, terlihat bahwa Tari Guel lahir dari perpaduan tradisi, cerita rakyat, dan kehidupan masyarakat Gayo pada masa lampau.

Meski berakar dari legenda, Tari Guel tetap memiliki makna penting sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Aceh.

Salah satu keunikan Tari Guel terletak pada gerakannya yang dinamis. Penari menggerakkan tangan, kepala, dan tubuh secara cepat namun tetap selaras dengan irama musik.

Advertisements

Gerakan tersebut menggambarkan semangat, kekuatan, serta kekompakan. Setiap gerakan memiliki makna, mulai dari keberanian, kerja sama, hingga penghormatan kepada tamu.

Awalnya, Tari Guel lebih sering dibawakan oleh laki-laki. Namun, seiring perkembangan zaman, perempuan juga mulai ikut menarikan tarian ini dalam berbagai pertunjukan seni.

Dari segi penampilan, penari Tari Guel mengenakan pakaian adat khas Gayo yang dihiasi motif kerawang. Warna-warna seperti merah, hitam, kuning, dan hijau mendominasi kostum yang digunakan.

Setiap warna memiliki makna filosofis. Merah melambangkan keberanian, hitam mencerminkan keteguhan, sedangkan kuning melambangkan kemuliaan dan kehormatan.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements