Berdasarkan laporan yang disampaikan, realisasi pendapatan daerah Kabupaten Pesbar sepanjang Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp746,86 miliar atau 79,08 persen dari target sebesar Rp944,39 miliar. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp745,51 miliar atau 78,82 persen dari pagu anggaran sebesar Rp945,83 miliar.
Dari sisi pendapatan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp33,80 miliar atau 60,52 persen dari target Rp55,86 miliar. Pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan provinsi mencapai Rp703,17 miliar atau 80,77 persen dari target Rp870,56 miliar, sedangkan kelompok lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi Rp9,80 miliar atau 55,05 persen dari target Rp17,96 miliar.
Pada sisi belanja, realisasi belanja operasi mencapai Rp533,22 miliar atau 78,01 persen dari pagu Rp683,45 miliar. Belanja modal terealisasi Rp84,13 miliar atau 77,58 persen dari anggaran Rp108,43 miliar. Belanja tidak terduga hanya terserap Rp652,03 juta atau 7,24 persen dari alokasi Rp9 miliar, sedangkan belanja transfer mencapai Rp127,50 miliar atau 87,96 persen dari anggaran Rp144,94 miliar.
Meski sejumlah target berhasil dicapai, Irawan mengakui masih terdapat berbagai program pembangunan yang belum mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat maupun DPRD. Kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan kapasitas keuangan daerah yang belum sepenuhnya mampu mengimbangi meningkatnya kebutuhan pembangunan.
"Kami menyadari belum semua harapan masyarakat maupun DPRD selaku mitra kerja pemerintah daerah dapat terakomodasi. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi objektif karena keterbatasan kapasitas keuangan daerah yang harus mengimbangi dinamika kebutuhan masyarakat yang terus meningkat," ujarnya.
Ia mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Pesbar agar semakin maju, bermartabat, dan berbudaya. Menurutnya, pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.
Di akhir penyampaiannya, Irawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan yang masih ditemukan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah selama Tahun Anggaran 2025.
"Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesbar. Kami akan terus melakukan perbaikan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan pada tahun-tahun mendatang semakin baik," pungkasnya.
Advertisements