PESISIR BARAT – Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Pesisir Barat terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan Gerakan Pramuka melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Kepramukaan Tingkat Kabupaten Pesisir Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Cottage Labuhan Jukung, Kamis (9/7/2026), tersebut diikuti 40 anggota Gerakan Pramuka dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pesisir Barat. Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disporaparekraf Kabupaten Pesisir Barat, Rena Novasari, S.H., M.M., beserta jajaran, peserta, dan sejumlah undangan terkait.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh penguatan kompetensi, pendalaman nilai-nilai kepramukaan, serta kesempatan mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka dalam mengembangkan organisasi kepramukaan di daerah.
Kepala Disporaparekraf Kabupaten Pesisir Barat, Rena Novasari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka menjadi modal penting dalam mencetak generasi muda yang berkualitas sekaligus mendukung pembangunan daerah.
"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Pengembangan Kapasitas Kepramukaan Tingkat Kabupaten Pesisir Barat. Terima kasih kepada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif yang telah memfasilitasi serta mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka merupakan modal penting dalam membangun generasi muda demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat," kata Rena saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pembina, pelatih, dan anggota Gerakan Pramuka agar mampu menjalankan fungsi pembinaan secara optimal.
Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi langkah strategis untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.
Rena menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda melalui penanaman nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, dan cinta tanah air.
"Gerakan Pramuka memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian, serta cinta tanah air yang ditanamkan melalui pendidikan kepramukaan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan," jelasnya.
Ia menambahkan, pembina dan pengurus Gerakan Pramuka dituntut terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta menghadirkan metode pembinaan yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Menurutnya, perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang berlangsung cepat harus diimbangi dengan pola pembinaan yang adaptif agar pendidikan kepramukaan tetap menarik serta mampu menjawab tantangan zaman.