RDP DPRD dan Radisson Hotel Izin Parkir hingga Kemacetan di Kawasan MBK di Sorot

RDP Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung menghasilkan rekomendasi agar Radisson Hotel segera melengkapi izin penyelenggaraan lahan parkir yang masih terintegrasi dengan MBK.
Krisna Jeri - Rabu, 15 Jul 2026 - 13:18 WIB
Director Development Business Radisson Hotel Lampung, Liza Anggraini, memberikan keterangan usai RDP bersama Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung terkait perizinan parkir dan pengelolaan kawasan terintegrasi dengan Mall Boemi Kedaton.
Director Development Business Radisson Hotel Lampung, Liza Anggraini, memberikan keterangan usai RDP bersama Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung terkait perizinan parkir dan pengelolaan kawasan terintegrasi dengan Mall Boemi Kedaton. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Komisi I DPRD juga menyoroti kesesuaian kapasitas lahan parkir dengan jumlah kamar hotel sebagaimana diatur dalam regulasi terbaru.

Menanggapi hal tersebut, Liza memastikan manajemen siap memenuhi seluruh ketentuan yang dipersyaratkan pemerintah.

"Kalau berdasarkan ketentuan OSS nanti kapasitas parkir kami masih kurang, tentu akan kami tambahkan. Kalau ternyata sudah memenuhi atau bahkan melebihi ketentuan, berarti kami tinggal menyesuaikan administrasinya," katanya.

Ia mengatakan evaluasi kapasitas parkir akan dilakukan setelah proses koordinasi dengan instansi perizinan selesai.

Advertisements

Selain persoalan perizinan, arus keluar-masuk kendaraan di kawasan Radisson Hotel dan Mall Boemi Kedaton juga menjadi perhatian dalam RDP karena dinilai berpotensi memicu kepadatan lalu lintas di Jalan Teuku Umar.

Namun, Liza membantah anggapan bahwa keberadaan hotel menjadi penyebab utama kemacetan di kawasan tersebut.

"Kalau dikatakan menjadi penyumbang kemacetan, saya rasa tidak seperti itu. Memang setiap gedung dengan akses keluar-masuk yang sama pasti ada antrian kendaraan pada jam tertentu, tetapi kami memiliki petugas yang mengatur lalu lintas sehingga kendaraan tetap dapat terurai dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, posisi kawasan yang berada di sekitar flyover membuat pengaturan arus kendaraan terus dilakukan agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Advertisements

Sebagai upaya mengurangi kepadatan lalu lintas, pengelola kawasan telah melakukan penambahan akses keluar kendaraan.

Saat ini, kendaraan dari kawasan Mall Boemi Kedaton maupun Radisson Hotel memiliki jalur keluar yang lebih luas menuju Jalan Sultan Agung dan Jalan Teuku Umar.

"Kalau teman-teman media datang ke Mall Boemi Kedaton sekarang, akses keluarnya sudah diperlebar. Jalur tersebut dibuat untuk membantu mengurai kepadatan sehingga tidak lagi menumpuk di titik putaran balik maupun pintu masuk kawasan," jelasnya.

Liza berharap penyempurnaan akses tersebut dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperlancar arus kendaraan di sekitar kawasan pusat perbelanjaan dan hotel.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements