Operasi Pasar Murah Minyakita Diserbu Warga, Pemkab Lambar Siapkan 6.000 Liter Minyak Goreng

Operasi pasar murah Minyakita di Pasar Liwa disambut antusias warga demi mendapatkan minyak goreng murah dan stabil.
Lusiana Purba - Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB
Pemkab Lampung Barat Berkerjasama dengan Bulog Menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit.
Pemkab Lampung Barat Berkerjasama dengan Bulog Menggelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Pasar Liwa Kecamatan Balik Bukit. - Foto Dok Diskominfo Lampung Barat

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG BARAT – Antusiasme masyarakat memadati Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (12/5/2026), saat Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar operasi pasar murah minyak goreng Minyakita.

Program tersebut digelar sebagai upaya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah fluktuasi harga bahan pangan.

Operasi pasar murah dipimpin langsung Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin. Kegiatan itu turut dihadiri kepala perangkat daerah, camat, peratin hingga tokoh masyarakat setempat.

Pelaksanaan pasar murah dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dan terhubung melalui zoom meeting bersama pemerintah provinsi.

Advertisements

Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Perum BULOG dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

Menurutnya, operasi pasar murah dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi Lampung terkait pelaksanaan pasar murah serentak di seluruh daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, khususnya BULOG, agar kegiatan ini berjalan lancar dan tepat sasaran,” ujar Mad Hasnurin.

Pada operasi pasar murah kali ini, Pemkab Lampung Barat menyediakan sebanyak 500 dus Minyakita atau setara 6.000 liter minyak goreng.

Advertisements

Minyak goreng tersebut dijual kepada masyarakat dengan harga Rp15.500 per liter, lebih rendah dibanding harga di sejumlah pasaran.

Agar distribusi lebih merata, setiap warga dibatasi maksimal pembelian dua liter per orang. Kebijakan tersebut diterapkan supaya lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat dari operasi pasar murah.

Pelaksanaan pasar murah dilakukan secara bertahap. Tahap pertama berlangsung pada 12 hingga 13 Mei 2026, kemudian dilanjutkan tahap kedua pada 18 sampai 22 Mei 2026 mendatang.

Mad Hasnurin berharap kegiatan tersebut mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama saat harga bahan pokok mengalami kenaikan.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements