Interiornya mengusung nuansa khas mobil sport Inggris dengan material premium, panel instrumen bergaya klasik, serta posisi duduk rendah yang memberikan sensasi berkendara layaknya mobil balap.
Jaguar menawarkan E-Type dalam tiga pilihan bodi, yakni Roadster (Open Two Seater), Fixed Head Coupe, dan 2+2 Coupe yang memiliki ruang kabin lebih lega.
Sepanjang masa produksinya, Jaguar E-Type tersedia dalam beberapa pilihan mesin yang terus mengalami penyempurnaan.
Generasi Series 1 dibekali mesin enam silinder segaris XK berkapasitas 3,8 liter, kemudian ditingkatkan menjadi 4,2 liter pada 1964 dengan karakter tenaga yang tetap impresif namun menawarkan kenyamanan lebih baik.
Pada 1971, Jaguar memperkenalkan Series 3 yang menggunakan mesin V12 5,3 liter bertenaga sekitar 272 hp.
Kehadiran mesin tersebut menjadikan E-Type sebagai salah satu mobil produksi massal pertama yang menggunakan mesin V12.
Seluruh varian dipadukan dengan transmisi manual empat percepatan, sementara beberapa model juga tersedia dengan transmisi otomatis untuk memberikan pilihan yang lebih luas kepada konsumen.
Spesifikasi Jaguar E-Type:
- Diproduksi pada 1961–1974
- Pilihan bodi Roadster, Fixed Head Coupe, dan 2+2 Coupe
- Mesin 3,8 liter Inline-6
- Mesin 4,2 liter Inline-6
- Mesin V12 5,3 liter (Series 3)
- Tenaga hingga sekitar 272 hp
- Transmisi manual 4 percepatan
- Tersedia pilihan transmisi otomatis
- Sistem penggerak roda belakang (RWD)
- Kecepatan maksimum sekitar 241 km/jam pada Series 1
Popularitas Jaguar E-Type tidak hanya dibangun melalui performa, tetapi juga karena keindahan desainnya yang diakui secara internasional.
Mobil ini menjadi salah satu koleksi permanen di Museum of Modern Art (MoMA) New York, sebuah pengakuan bergengsi atas nilai artistik dan desain otomotifnya.
Selama bertahun-tahun, Jaguar E-Type juga dimiliki oleh berbagai tokoh dunia, selebritas, hingga pembalap profesional.
Perpaduan desain elegan, teknologi modern pada zamannya, dan performa tinggi membuatnya menjadi simbol prestise pada era 1960-an.