Tarif Tol Lampung Mahal, DPRD Panggil Pengelola Untuk RDP

Tarif Tol Lampung Disoal Publik, Bang Taun Bersuara dan DPRD Siapkan RDP Evaluasi
Krisna Jeri - Kamis, 02 Jul 2026 - 11:04 WIB
Influencer Bang Taun menyoroti kenaikan tarif tol Lampung yang dinilai memberatkan, sementara DPRD Lampung menjadwalkan rapat dengar pendapat.
Influencer Bang Taun menyoroti kenaikan tarif tol Lampung yang dinilai memberatkan, sementara DPRD Lampung menjadwalkan rapat dengar pendapat. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG — Keluhan masyarakat terhadap kenaikan tarif jalan tol di Provinsi Lampung terus mengemuka. 

Kenaikan tarif yang disebut hampir menyentuh angka 30 persen dinilai memberatkan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan jalan tol untuk aktivitas harian dan distribusi logistik.

Sorotan atas mahalnya tarif tol Lampung juga datang dari kalangan influencer. Salah satunya Rizal Ruguk Adipati, yang dikenal dengan nama panggung Bang Taun. 

Melalui akun TikTok miliknya, ia menyampaikan kritik terbuka terkait kebijakan tarif yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Advertisements

Dalam unggahan videonya, Bang Taun menyinggung langkah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung yang mengadukan persoalan tarif tol ke DPR RI. Namun, ia menilai langkah tersebut perlu dibarengi tekanan publik yang lebih kuat.

“Tarif tol Lampung mahal, BEM Unila adukan ke DPR RI. Ya bagus dek langsung laporin ke akhirat jangan ke DPR RI aja,” ungkapnya dalam video tersebut.

Bang Taun menilai keberadaan infrastruktur jalan tol akan menjadi tidak efektif apabila tidak dapat diakses secara wajar akibat tingginya tarif.

Menurutnya, fungsi utama jalan tol sebagai sarana mempercepat mobilitas akan kehilangan makna jika biaya penggunaannya terlalu mahal.

Banner Parfum Shopee

Advertisements

“Percuma kalo ada jalan tol mahal kayak mana kami akan menikmati kalo mahal,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa keberlangsungan operasional jalan tol sejatinya bergantung pada pengguna. Karena itu, pengelola diminta tidak memandang masyarakat semata sebagai objek keuntungan.

“Turunin harga tol itu jangan mahal-mahal amat. Jangan itung-itungan ama kami masyarakat ini. Kami yang ngelupain jalan itu, kalo gak ada kami masyarakat ini jalan tol gak ada pemasukan,” ungkapnya.

Menanggapi derasnya keluhan publik, DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi IV menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) guna membahas kenaikan tarif jalan tol di wilayah Lampung.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements