BANDAR LAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan menyiapkan empat unit mobil tangki air bersih untuk melayani masyarakat yang terdampak krisis air.
Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, mengatakan setiap armada memiliki kapasitas 5.000 liter air dan siap diterjunkan sewaktu-waktu ke wilayah yang membutuhkan.
Hingga akhir Juli 2026, BPBD Kota Bandar Lampung telah menerima permintaan distribusi air bersih di sekitar 25 titik yang mengalami kekeringan. Bantuan tersebut disalurkan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
"Armada dan personel sudah kami siapkan untuk merespons kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau," ujar Idham, Kamis, 30 Juli 2026.
Sejumlah wilayah yang telah menerima bantuan distribusi air bersih di antaranya Kecamatan Kedamaian, Sukabumi, Panjang, Telukbetung Timur, dan Kemiling.
BPBD memastikan pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama musim kemarau berlangsung dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Idham menjelaskan, warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih dapat mengajukan permohonan melalui pamong setempat. Mekanismenya diawali dengan laporan kepada Ketua RT atau pihak kelurahan, kemudian diteruskan kepada BPBD agar bantuan dapat segera ditindaklanjuti.
"Kami menghimbau masyarakat segera melapor melalui RT atau kelurahan apabila mulai mengalami kesulitan air bersih agar bantuan dapat segera kami salurkan," katanya.
Sementara itu, terkait pemetaan wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, Idham menyebut penanganan teknis beserta koordinasinya menjadi kewenangan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung.