Indra Feriza Sentil Pemkot, Jangan Cuma Bagi Beras, Atasi Banjir dari Hulunya!

Banggar DPRD Kota Bandar Lampung menilai anggaran penanganan banjir perlu lebih diarahkan pada pembangunan infrastruktur pencegahan agar banjir tidak terus berulang.
Krisna Jeri - Kamis, 30 Jul 2026 - 12:03 WIB
Anggota Banggar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, meminta Pemerintah Kota mengutamakan pembangunan drainase dan infrastruktur pengendalian banjir dibanding hanya mengalokasikan bantuan sosial bagi korban banjir.
Anggota Banggar DPRD Kota Bandar Lampung, Indra Feriza, meminta Pemerintah Kota mengutamakan pembangunan drainase dan infrastruktur pengendalian banjir dibanding hanya mengalokasikan bantuan sosial bagi korban banjir. - Krisna Jeri

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Advertisements

Dengan demikian, anggaran daerah tidak terus terkuras untuk membiayai dampak banjir yang berulang.

Menanggapi kritik tersebut, perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri, menjelaskan bahwa bantuan kepada korban banjir menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) memang diperuntukkan bagi kondisi darurat.

Menurutnya, dana tersebut digunakan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak bencana.

"Penanggulangan teknis terkait bantuan yang diberikan kepada masyarakat dilakukan menggunakan dana BTT. Untuk rencana jangka panjangnya sudah kami siapkan, termasuk kontingensi dan sebagainya," jelas Desti.

Advertisements

Sementara itu, Asisten I Pemkot Bandar Lampung, Wilson Faisol, menambahkan bahwa penanganan banjir tidak hanya dilakukan melalui bantuan sosial.

Menurutnya, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk kegiatan pra-bencana, tanggap darurat hingga rehabilitasi pasca bencana.

Ia menjelaskan Bandar Lampung memiliki tantangan besar karena dilintasi sekitar 33 aliran sungai sehingga penanganannya membutuhkan koordinasi lintas sektor.

"Pemerintah juga menjalankan program pengerukan sungai, penanganan drainase, rehabilitasi serta rekonstruksi sarana prasarana. Jadi bukan hanya bantuan kepada korban," kata Wilson.

Advertisements

Kritik yang disampaikan Banggar DPRD menjadi sinyal agar arah belanja daerah tidak hanya berorientasi pada penanganan dampak, tetapi juga menyasar penyelesaian penyebab utama banjir.

Dengan intensitas banjir yang terus berulang dalam beberapa tahun terakhir, DPRD menilai sudah saatnya pemerintah memperkuat investasi pada infrastruktur pengendalian banjir agar anggaran Belanja Tidak Terduga tidak terus terkuras setiap musim hujan.

Bagi Banggar, bantuan sosial memang penting sebagai bentuk kehadiran negara saat bencana terjadi.

Namun, tanpa langkah konkret mengatasi penyebab banjir, pola penanganan serupa dikhawatirkan hanya akan menjadi rutinitas tahunan yang menghabiskan anggaran tanpa menyelesaikan persoalan mendasar.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements