BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memastikan hewan kurban di wilayahnya aman dari ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.
Eva mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pertanian terus melakukan pemantauan kesehatan ternak guna memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
“Dinas Pertanian akan keliling melihat kesehatan hewan kurban. Alhamdulillah kurban bagus. Harapan semua hewan kurban baik dan siap konsumsi,” ujar Eva, Jumat 15 Mei 2026.
Sebelumnya, Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung mulai meng intensifkan pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang akan disembelih berada dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung, Dedeh Ernawati, mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh, baik sebelum penyembelihan atau ante mortem maupun setelah proses pemotongan atau post mortem.
Menurutnya, pemeriksaan dijadwalkan mulai berlangsung pada 18 Mei 2026 di sejumlah lokasi penyembelihan hewan kurban yang tersebar di berbagai kecamatan di Bandar Lampung.
“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh hewan kurban berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk dikonsumsi,” ujarnya, Kamis 7 Mei 2026.
Ia menjelaskan hingga saat ini belum ditemukan indikasi maupun kasus suspek PMK pada hewan ternak di wilayah Bandar Lampung, baik pada sapi, kambing, maupun domba.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pertanian juga terus menjalankan program vaksinasi PMK di sejumlah wilayah. Pada tahap pertama tahun 2026, pihaknya menerima bantuan sebanyak 500 dosis vaksin dari Dinas Peternakan Provinsi Lampung.
Dari total vaksin tersebut, sebanyak 410 dosis telah disalurkan ke sejumlah kecamatan, di antaranya Tanjung Senang, Sukabumi, Way Halim, Kemiling, Sukarame, dan Rajabasa.
“Sementara itu, sisa vaksin yang tersedia akan kembali didistribusikan secara bertahap menjelang Hari Raya Idul Adha agar cakupan vaksinasi semakin optimal,” sambungnya.
Dedeh menambahkan program vaksinasi diprioritaskan pada daerah dengan populasi ternak cukup tinggi seperti Kemiling, Rajabasa, Telukbetung Barat, Sukarame, Tanjung Senang, dan Sukabumi.