CitraLand Bandar Lampung Disorot, Penghuni Keluhkan Pemutusan Air dan Biaya Buka Segel

Penghuni CitraLand Bandar Lampung mempertanyakan biaya pembukaan segel Rp250 ribu setelah aliran air rumah diputus akibat tunggakan.
Krisna Jeri - Senin, 14 Sep 2026 - 17:01 WIB
Penghuni CitraLand Bandar Lampung mengeluhkan aliran air yang belum kembali aktif setelah tunggakan dilunasi. Penghuni juga diminta membayar biaya pembukaan segel sebesar Rp250 ribu.
Penghuni CitraLand Bandar Lampung mengeluhkan aliran air yang belum kembali aktif setelah tunggakan dilunasi. Penghuni juga diminta membayar biaya pembukaan segel sebesar Rp250 ribu. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

BANDAR LAMPUNG – Seorang warga penghuni perumahan elite CitraLand Bandar Lampung mengeluhkan tindakan manajemen yang diduga melakukan pemutusan aliran air karena adanya tunggakan pembayaran.

Penghuni berinisial AW tersebut menilai kebijakan itu merugikan konsumen, terutama setelah kewajiban pembayaran yang sebelumnya tertunggak telah dilunasi.

AW mengaku aliran air di rumah yang ditempatinya sempat diputus setelah dirinya menunggak pembayaran selama dua bulan.

Menurutnya, seluruh tunggakan tersebut kini telah dibayarkan. Ia menyebut biaya penggunaan air di rumahnya setiap bulan mencapai sekitar Rp300 ribu.

Advertisements

Namun, setelah tunggakan dilunasi, aliran air disebut belum kembali diaktifkan oleh pihak manajemen CitraLand.

AW mengatakan, pihak manajemen CitraLand meminta penghuni yang sebelumnya mengalami pemutusan layanan untuk membayar biaya tambahan sebesar Rp250 ribu.

Biaya tersebut disebut sebagai biaya pembukaan segel sebelum aliran air kembali disambungkan ke rumah.

Menurut AW, kebijakan tersebut dinilai semakin membebani penghuni yang telah menyelesaikan kewajiban pembayaran tunggakan.


Banner Parfum Shopee

Advertisements

“Menurut saya tindakan tersebut tidak benar. Kami sudah melunasi tunggakan, tetapi air belum juga dihidupkan dan masih diminta membayar biaya pembukaan segel sebesar Rp 250 ribu,” ujarnya pada Senin 14 September 2026.

Ia mempertanyakan dasar penerapan biaya tersebut. Menurutnya, setelah tunggakan dibayarkan, layanan air semestinya dapat kembali diberikan kepada penghuni.

AW berharap manajemen CitraLand dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar pemberlakuan biaya pembukaan segel tersebut.

Ia juga meminta agar aliran air di rumah penghuni yang telah melunasi tunggakan segera diaktifkan kembali.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements