Keunggulan utama Camaro Z28 generasi pertama terletak pada mesin V8 302 cubic inch naturally aspirated.
Secara resmi Chevrolet mencantumkan tenaga sebesar 290 hp, meski banyak pengamat otomotif meyakini output sebenarnya mencapai lebih dari 330 hp.
Pada masa itu, produsen mobil Amerika memang sering menuliskan angka tenaga lebih rendah demi alasan klasifikasi balap maupun pertimbangan biaya asuransi.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi manual Muncie close-ratio empat percepatan yang dipadukan dengan gardan belakang 12-bolt serta sistem suspensi performa yang dirancang agar mampu menghadapi karakter lintasan balap.
Perpaduan tersebut menghasilkan akselerasi cepat, karakter mesin agresif, dan pengendalian yang jauh lebih presisi dibanding Camaro standar.
Secara tampilan, Chevrolet Camaro Z28 mengusung desain yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu karya terbaik era muscle car.
Kap mesin yang panjang dipadukan buritan pendek menciptakan proporsi khas mobil performa Amerika.
Bagian depan dihiasi grille lebar dengan lampu ganda, sementara garis bodi dibuat tegas namun tetap elegan.
Identitas Z28 semakin kuat melalui hadirnya racing stripes yang membentang dari kap mesin hingga bagasi, emblem khusus Z28, velg Rally berdiameter 15 inci, serta berbagai komponen aerodinamika yang membedakannya dari Camaro reguler.
Desain klasik tersebut bahkan masih menjadi inspirasi bagi generasi Camaro modern.
Kesuksesan generasi pertama membuat Chevrolet mempertahankan nama Z28 pada berbagai generasi Camaro berikutnya.
Pada 1970, mesin 302 cubic inch digantikan oleh LT-1 V8 350 cubic inch yang menawarkan tenaga dan torsi lebih besar untuk penggunaan jalan raya maupun balap.