Dengan konfigurasi tersebut, tampilan desktop menjadi lebih modern sekaligus nyaman digunakan untuk bekerja.
Bisa Digunakan Seperti Komputer
Karena berjalan secara native, desktop Linux mampu memberikan pengalaman penggunaan yang stabil tanpa membutuhkan koneksi internet.
Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan antara lain:
- Mengedit dokumen PDF.
- Menjalankan LibreOffice.
- Mengelola server.
- Browsing dengan banyak tab.
- Menjalankan aplikasi Linux ringan.
Apabila smartphone mendukung DisplayPort melalui USB Type-C, perangkat bahkan dapat dihubungkan ke monitor eksternal sehingga berubah menjadi komputer desktop yang lebih nyaman digunakan.
Keterbatasan yang Perlu Diketahui
Meski menawarkan banyak kelebihan, solusi ini tetap memiliki beberapa keterbatasan.
Di antaranya:
- Tampilan antarmuka pada layar ponsel relatif kecil.
- Repositori aplikasi belum selengkap distro Linux desktop.
- Belum tersedia tombol shutdown bawaan sehingga pengguna perlu membuat skrip sendiri.
Meski demikian, kombinasi Termux Native dan PRoot Distro berpotensi menjadi solusi yang lebih lengkap di masa mendatang karena mampu menghadirkan kompatibilitas aplikasi Linux yang lebih luas tanpa mengorbankan performa.
Bagi pengguna yang membutuhkan komputer darurat saat bepergian, mengubah HP Android menjadi PC portable merupakan solusi praktis yang layak dicoba. Tanpa biaya tambahan dan tanpa root, smartphone dapat berfungsi sebagai perangkat kerja yang siap digunakan kapan saja.