Meski mencatatkan capaian inflasi yang menggembirakan, Pemerintah Provinsi Lampung tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pasokan pangan akibat dampak El Nino yang diperkirakan berpotensi terjadi di Kabupaten Mesuji, Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Tulang Bawang.
Selain itu, pemerintah juga masih menghadapi tantangan berupa defisit produksi sejumlah komoditas hortikultura.
Berdasarkan data yang ada, Lampung masih mengalami kekurangan produksi bawang merah sebesar 2.780 ton, cabai rawit 3.266 ton, serta cabai besar sebanyak 1.690 ton.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah pusat, TPID, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan melalui pengamanan pasokan, kelancaran distribusi, pemantauan harga, dan peningkatan produksi pangan.
Keberhasilan menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan inflasi terendah di Sumatera diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.