BANDAR LAMPUNG – Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Herbin Sianipar melakukan pemeriksaan langsung terhadap senjata api (senpi) dinas yang dipegang personel Polresta Bandar Lampung.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh senjata api digunakan sesuai prosedur, memiliki kelengkapan administrasi, serta terhindar dari potensi penyalahgunaan.
Pemeriksaan berlangsung di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis 06 Agustus 2026.
Dalam kegiatan itu, Kapolresta didampingi Kabag Logistik Kompol Tora Egen Sitompul, personel Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam), serta Seksi Pengawasan (Siwas).
Seluruh personel yang memegang senjata api dinas dipanggil satu per satu untuk menjalani pemeriksaan.
Petugas melakukan pengecekan terhadap surat izin pinjam pakai, nomor register senjata, kondisi fisik senjata, hingga jumlah serta kondisi amunisi yang menjadi tanggung jawab masing-masing personel.
Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengawasan internal yang rutin dilakukan untuk memastikan setiap anggota memenuhi persyaratan dalam memegang senjata api dinas.
"Senjata api dinas bukan hanya perlengkapan kerja, tetapi juga amanah yang penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh personel memegang senjata api secara sah, administrasinya lengkap, dan digunakan sesuai SOP," kata Agustina.
Menurutnya, pemeriksaan berkala menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kedisiplinan personel sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata api.
"Kami tidak ingin ada kelalaian dalam penggunaan senjata api dinas. Seluruh anggota harus memahami bahwa senjata hanya digunakan untuk kepentingan pelaksanaan tugas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Selain memverifikasi kelengkapan administrasi, Kapolresta Bandar Lampung juga memastikan seluruh senjata api dinas berada dalam kondisi layak pakai.
Personel diingatkan agar selalu melakukan perawatan terhadap senjata yang dipinjamkan serta memperhatikan aspek keamanan, baik dalam penyimpanan maupun saat digunakan dalam pelaksanaan tugas.