BANDAR LAMPUNG - Di antara seluruh varian generasi keempat Toyota Supra berkode JZA80, Toyota Supra RZ-S menjadi salah satu model yang paling diminati oleh penggemar mobil sport Jepang.
Kombinasi mesin legendaris 2JZ-GTE twin-turbo, sistem penggerak roda belakang (RWD), serta karakter pengendalian yang presisi membuat mobil ini menawarkan performa tinggi dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan varian RZ.
Meski produksinya telah berakhir lebih dari dua dekade lalu, Supra RZ-S tetap memiliki daya tarik kuat di kalangan kolektor, pecinta Japanese Domestic Market (JDM), hingga penggemar modifikasi.
Reputasinya sebagai mobil sport yang tangguh dengan potensi peningkatan tenaga luar biasa membuat nilai jualnya terus merangkak naik di pasar mobil klasik.
Toyota menghadirkan Supra RZ-S sebagai salah satu varian khusus pasar domestik Jepang dalam keluarga JZA80.
Model ini diperkenalkan pada pertengahan dekade 1990-an sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara khas Supra tanpa harus memilih varian RZ yang dibekali fitur lebih lengkap.
Walaupun memiliki beberapa penyederhanaan pada sisi perlengkapan, Supra RZ-S tetap menggunakan platform JZA80 yang terkenal berkat struktur sasis yang kokoh, distribusi bobot mendekati ideal, dan desain aerodinamis yang menjadi salah satu keunggulan mobil sport Jepang pada masanya.
Daya tarik utama Toyota Supra RZ-S terletak pada mesin 2JZ-GTE berkapasitas 2.997 cc enam silinder segaris (inline-six) DOHC yang dipadukan dengan sistem twin-turbo intercooler.
Mengikuti regulasi industri otomotif Jepang saat itu, tenaga resmi mobil ini dibatasi hingga 280 PS pada 5.600 rpm.
Sementara torsinya mencapai sekitar 431 Nm pada model awal dan meningkat menjadi sekitar 451 Nm pada versi facelift.
Mesin 2JZ-GTE dikenal sebagai salah satu mesin terbaik yang pernah diproduksi Toyota.
Penggunaan blok mesin berbahan besi cor memberikan tingkat durabilitas yang sangat tinggi sehingga mampu menahan peningkatan tenaga secara signifikan tanpa memerlukan modifikasi internal yang ekstrem.