Volvo 960 Jadi Ikon Mobil Mewah 1990-an, Ini Alasan Penggemar Mobil Klasik Menyukainya

Volvo 960 menjadi salah satu ikon Volvo era 1990-an yang menggabungkan mesin enam silinder, kenyamanan, keselamatan dan penggerak roda belakang.
Krisna Jeri - Kamis, 20 Agt 2026 - 07:44 WIB
Volvo 960 merupakan sedan dan wagon legendaris asal Swedia yang dikenal melalui mesin enam silinder, penggerak roda belakang, kabin lapang dan fitur keselamatan inovatif pada era 1990-an.
Volvo 960 merupakan sedan dan wagon legendaris asal Swedia yang dikenal melalui mesin enam silinder, penggerak roda belakang, kabin lapang dan fitur keselamatan inovatif pada era 1990-an. - Foto Istimewa

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

Namun, calon pemilik perlu memperhatikan usia kendaraan.

Mobil yang telah berumur puluhan tahun membutuhkan pemeriksaan menyeluruh, terutama pada mesin, transmisi, sistem pendingin, kelistrikan, suspensi, sistem pengereman dan kondisi bodi.

Pada mobil klasik, kondisi unit jauh lebih penting daripada sekadar tahun produksi maupun kelengkapan fitur.

Advertisements

Volvo 960 merupakan representasi menarik dari masa ketika Volvo menggabungkan konstruksi kokoh, desain konservatif, mesin enam silinder, kenyamanan dan perhatian besar terhadap keselamatan dalam satu paket.

Mobil ini diproduksi sepanjang era 1990-an dan kemudian berkembang menjadi S90 serta V90.

Secara keseluruhan, Volvo mencatat produksi sekitar 112.710 unit sedan dan 41.619 unit estate untuk keluarga 960.

Lebih dari sekadar sedan mewah, Volvo 960 menjadi salah satu penanda berakhirnya sebuah era.

Advertisements

Di satu sisi, mobil ini masih membawa DNA Volvo klasik melalui bodi kotak dan penggerak roda belakang.

Di sisi lain, teknologi mesin, fitur keselamatan dan sistem suspensinya sudah mengarah menuju generasi Volvo yang lebih modern.

Itulah yang membuat Volvo 960 tetap menarik hingga sekarang. Mobil ini bukan sekadar kendaraan tua, tetapi bagian dari sejarah evolusi Volvo menuju era otomotif modern.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT RI 81 - 4 HUT RI 81 - 3 HUT RI 2 HUT RI 81

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements