Untuk saat ini, fungsi Highlight masih tergolong sederhana. Google berencana memperluas integrasinya ke aplikasi pihak ketiga melalui pembaruan perangkat lunak.
Selain menjadi indikator AI, lampu Highlight juga dapat berfungsi sebagai flash kamera utama. Fitur tersebut menjadi salah satu pembeda yang ditawarkan khusus pada lini Pixel 11 Pro.
Layar 6,3 Inci dan Tensor G6
Google Pixel 11 Pro membawa layar berukuran 6,3 inci dengan bezel simetris. Panel tersebut menawarkan tingkat kecerahan lebih tinggi dan dilindungi Anti-Scratch Shield di atas Gorilla Glass Victus 2.
Di sektor performa, Google mengandalkan Tensor G6. Chipset ini lebih diarahkan pada efisiensi daya dan pemrosesan AI dibandingkan sekadar mengejar performa mentah.
Google juga meningkatkan kemampuan TPU atau Tensor Processing Unit hingga 50 persen untuk mendukung komputasi AI.
Dalam pengujian AnTuTu Benchmark yang ditampilkan dalam ulasan tersebut, Tensor G6 mencatat skor sekitar 1,8 juta poin.
Untuk konfigurasi memori, Pixel 11 Pro menawarkan:
- RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB.
- RAM 16 GB dengan penyimpanan 512 GB.
- RAM 16 GB dengan penyimpanan 1 TB.
Menariknya, kapasitas baterai memang dipangkas sekitar 20 mAh dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, efisiensi Tensor G6 diklaim mampu menghasilkan daya tahan lebih dari 30 jam.
Pengisian daya nirkabel juga dibuat lebih cepat.
Pixel Snap Permudah Penggunaan Aksesori Magnetik
Pixel 11 Pro dibekali sistem magnetik Pixel Snap yang terintegrasi pada bodi. Dengan teknologi tersebut, ponsel dapat digunakan bersama aksesori kompatibel MagSafe maupun Qi2.
Pengguna dapat memasangkan aksesori seperti stand charger atau grip tanpa harus selalu menggunakan casing tambahan.
Magic Capture dan Pro Zoom 120x Jadi Andalan Kamera
Sektor kamera menjadi salah satu area yang paling banyak mendapatkan pembaruan perangkat lunak.