Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah Magic Capture. Teknologi ini menggunakan AI untuk memantau pergerakan objek dan secara otomatis mengambil gambar ketika dianggap sebagai momen terbaik.
Sistem tersebut juga dapat membantu memperbaiki blur, menyesuaikan komposisi gambar, serta menyimpan rekaman video secara bersamaan.
Google turut menghadirkan Camera Looks untuk pengguna yang ingin mendapatkan karakter visual tertentu. Fitur ini menawarkan sejumlah preset, seperti editorial, classic, dan velvet, dengan tingkat warna yang dapat disesuaikan.
Sementara itu, kemampuan zoom diperkuat melalui Pro Zoom yang mampu melakukan pembesaran hingga 120x.
AI digunakan untuk membantu merekonstruksi detail objek yang berada pada jarak jauh sehingga hasil pembesaran tetap terlihat lebih tajam.
Mode portrait juga mendapat peningkatan dengan dukungan zoom 5x melalui lensa telefoto. Hasilnya, pengguna dapat mengambil foto portrait dari jarak lebih jauh dengan isolasi subjek yang lebih natural.
Creator Suite Bawa Teleprompter Pintar
Google tampaknya serius membidik pengguna dari kalangan kreator konten melalui paket fitur Creator Suite.
Salah satu fitur unggulannya adalah teleprompter yang terintegrasi langsung dengan aplikasi kamera.
Menariknya, teleprompter tersebut dapat mendengarkan suara pengguna dan menyesuaikan kecepatan guliran teks secara real-time.
Ketika pengguna berbicara lebih cepat, teks akan bergerak mengikuti tempo. Begitu pula saat tempo bicara melambat.
Kamera juga menyediakan social media grid vertikal untuk membantu kreator menyusun komposisi video. Ada pula indikator kualitas suara mikrofon agar pengguna dapat memastikan audio yang direkam tetap optimal.