LAMPUNG BARAT – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kecamatan Balik Bukit menggelar Garuda Camp 2026 yang dirangkai dengan Upacara Apel Besar Pramuka di Bumi Perkemahan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Buper TNBBS) Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 21-23 Agustus 2026, tersebut diikuti sebanyak 150 Pramuka Penegak dari sejumlah SMA, SMK, dan MA swasta se-Kecamatan Balik Bukit.
Garuda Camp dirancang sebagai wadah pembinaan bagi generasi muda, khususnya dalam memperkuat mental, kedisiplinan, kemandirian, serta keterampilan hidup di alam terbuka.
Pelaksanaan kegiatan di kawasan Buper TNBBS Kubu Perahu juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta. Selain menjalani berbagai aktivitas kepramukaan, peserta diajak lebih dekat dengan lingkungan alam sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan.
Rangkaian kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan di tingkat Kecamatan Balik Bukit. Sejumlah unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balik Bukit turut hadir bersama Kepala Puskesmas, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Resort TNBBS selaku tuan rumah kawasan, serta para Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus).
Tokoh yang turut memberikan dukungan langsung di lokasi di antaranya Mahyudin, S. Sumarjono, dan Nazri. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Puncak rangkaian Garuda Camp ditandai dengan pelaksanaan Upacara Apel Besar Pramuka yang berlangsung khidmat di tengah suasana sejuk Buper TNBBS Kubu Perahu.
Ketua Kwartir Ranting Balik Bukit, Junaidi Jamsari, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, Junaidi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif yang berjalan dengan sukses dan lancar.
Apel Besar juga diisi dengan penganugerahan penghargaan kesetiaan kepada sejumlah tokoh Pramuka setempat. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kepedulian mereka dalam mendukung serta memajukan kegiatan Gerakan Pramuka di wilayah Balik Bukit.
Dalam amanatnya, Junaidi Jamsari mengingatkan para peserta bahwa seragam Pramuka yang dikenakan bukan sekadar identitas organisasi, tetapi juga simbol tanggung jawab dan kesiapan untuk mengabdi.
"Seragam cokelat yang kalian kenakan hari ini bukan sekadar pakaian, melainkan lambang kesiapan untuk berbakti kepada nusa dan bangsa."
Pesan tersebut menekankan bahwa warna cokelat pada seragam Pramuka merepresentasikan tanah dan air Indonesia. Di balik seragam tersebut terdapat tanggung jawab moral untuk mengabdi, membantu sesama, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.