Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Persoalan banjir turut menjadi salah satu perhatian dalam arah pembangunan. Pemkot akan meningkatkan sistem drainase dan melakukan normalisasi sejumlah aliran sungai untuk mengurangi risiko banjir, khususnya ketika intensitas hujan tinggi.
"Pemerintah Kota Bandar Lampung juga mendorong pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, termasuk penguatan drainase serta sosialisasi program biopori kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan, kelurahan dan RT," ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, Pemkot Bandar Lampung menekankan pentingnya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), terutama pada urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
Pelayanan dasar tersebut meliputi, Pendidikan,bKesehatan, Pekerjaan umum, Perumahan rakyat, Ketenteraman dan ketertiban umum, Perlindungan masyarakat dan juga Pelayanan sosial.
Eva meminta seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
"Seluruh perangkat daerah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dasar agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat," jelasnya.
Dalam pengelolaan APBD, Eva memastikan Pemkot Bandar Lampung berkomitmen meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, efektivitas belanja daerah, serta optimalisasi pendapatan.
Sejumlah program juga akan terus didorong, termasuk pengentasan kemiskinan, pengendalian inflasi, peningkatan kualitas kesehatan, perlindungan lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan anggaran daerah tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
Persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, juga masuk dalam perhatian Pemkot Bandar Lampung.
Pemerintah daerah akan memperkuat kerja sama serta pemanfaatan teknologi pengolahan sampah untuk mengurangi persoalan lingkungan di kawasan perkotaan.