PESISIR BARAT — Upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan internal kepolisian terus diperkuat jajaran Polsek Ngaras, Polres Pesisir Barat (Pesbar). Seluruh personel menjalani pengecekan urine secara acak yang dipimpin langsung Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan, S.Psi., M.M., pada Selasa, 1 September 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini sekaligus memastikan anggota yang bertugas terbebas dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
âPemeriksaan acak tersebut menjadi bagian pengawasan internal untuk menjaga disiplin, integritas, serta profesionalisme personel Polri. Pelaksanaan tes mendadak ini bertujuan memberikan efek pencegahan agar setiap anggota memahami bahwa pengawasan penyalahgunaan narkoba diterapkan secara ketat di lingkungan internal institusi.
âKapolres Pesbar AKBP Rinto Havian Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ngaras Iptu Doni Dermawan menyampaikan bahwa pengecekan urine merupakan komitmen pimpinan dalam mencegah keterlibatan personel pada penyalahgunaan narkoba. Anggota kepolisian yang memiliki tugas mengayomi masyarakat harus mampu menjadi teladan dalam menjaga kedisiplinan.
â“Pengecekan urine ini merupakan salah satu upaya pencegahan terhadap personel agar tidak bermain-main dengan narkoba. Selain itu, juga sebagai deteksi dini apabila ada anggota yang mulai terjerumus, sehingga dapat segera dilakukan langkah yang diperlukan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” tegas Iptu Doni Dermawan.
âPengawasan internal dinilai sebagai bagian tak terpisahkan dari pemberantasan narkoba secara menyeluruh. Kepolisian tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika di luar institusi, tetapi juga wajib memastikan setiap personel penegak hukum memiliki integritas tanpa terjerat barang terlarang.
â“Ini juga untuk menjaga integritas Polri agar wibawa dan kepercayaan publik tidak runtuh. Personel harus profesional dan mampu melaksanakan tugas secara maksimal tanpa terpengaruh narkoba maupun hal-hal lain yang dapat merusak citra institusi,” jelas Doni.
âPemeriksaan urine tersebut dipastikan akan terus berlanjut secara berkala dengan pola acak dan bergantian. Langkah ini penting untuk menjamin efektivitas pencegahan sekaligus menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak akan mendapat ruang di lingkungan Polri.
â“Pengecekan akan terus kami lakukan secara acak dan bergantian. Intinya, kami ingin memastikan seluruh personel tetap menjaga marwah institusi, mencegah penyalahgunaan narkoba, melakukan deteksi dini, dan apabila ditemukan pelanggaran tentu akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
âSeluruh rangkaian tes urine acak personel Polsek Ngaras ini berjalan lancar dengan hasil keseluruhan dinyatakan negatif. Hasil ini mempertegas komitmen Polsek Ngaras dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba demi menjaga kualitas pelayanan masyarakat.
â“Kegiatan yang dilaksanakan ini juga sekaligus mempertegas komitmen jajaran Polsek Ngaras dalam membangun lingkungan kerja kepolisian yang bersih dari narkoba serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat agar tetap berjalan dengan mengedepankan profesionalisme dan kepercayaan publik,” pungkasnya.