Anggota DPRD Lampung Tengah Dilaporkan atas Dugaan Penipuan Investasi MBG

Oknum anggota DPRD Lampung Tengah dari Partai Gerindra dilaporkan ke polisi terkait dugaan penipuan investasi MBG.
Krisna Jeri - Minggu, 28 Jun 2026 - 13:43 WIB
Ilustrasi laporan polisi. Seorang warga Lampung Tengah melaporkan dugaan penipuan investasi Dapur Makan Bergizi Gratis yang menyeret oknum anggota DPRD setempat.
Ilustrasi laporan polisi. Seorang warga Lampung Tengah melaporkan dugaan penipuan investasi Dapur Makan Bergizi Gratis yang menyeret oknum anggota DPRD setempat. - Sumber: Ilustrasi

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

LAMPUNG TENGAH – Seorang anggota DPRD Lampung Tengah dari Partai Gerindra berinisial VBW dilaporkan ke Polres Lampung Tengah atas dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan terkait investasi pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Laporan tersebut diajukan oleh Sunarti, warga Kampung Gedung Sari, Kecamatan Anak Ratu Aji, Kabupaten Lampung Tengah.

Ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp300 juta setelah tergiur tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

Berdasarkan laporan polisi, terlapor menawarkan investasi pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis dengan iming-iming keuntungan sebesar Rp750 per penerima manfaat dari sekitar 4.000 porsi makanan setiap hari.

Advertisements

Korban dijanjikan keuntungan mulai dibayarkan setelah dapur beroperasi selama 10 hari kerja.

Namun, setelah dapur mulai beroperasi pada November 2025, keuntungan yang dijanjikan tersebut tidak pernah diterima.

Terlapor berdalih masih menghadapi persoalan dengan rekan kerjanya dan meminta korban untuk bersabar menunggu realisasi pembayaran.

Tidak hanya itu, dalam beberapa kali pertemuan, terlapor juga disebut berjanji akan mengembalikan seluruh modal investasi berikut keuntungan, serta menyerahkan sertifikat tanah sebagai jaminan.

Banner Parfum Shopee

Advertisements

Akan tetapi, menurut pengakuan korban, seluruh janji tersebut tidak pernah direalisasikan.

Memasuki Maret 2026, Sunarti mengaku semakin kesulitan menghubungi terlapor karena nomor telepon yang bersangkutan sudah tidak aktif.

Saat mendatangi kediamannya, korban juga kerap mendapatkan informasi bahwa terlapor tidak berada di rumah.

Merasa dirugikan dan tidak memperoleh kepastian, Sunarti akhirnya melaporkan dugaan kasus tersebut ke Polres Lampung Tengah.

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements