BANDAR LAMPUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bandar Lampung mencatat 30 aksi evakuasi non-kebakaran sepanjang September 2026. Dari berbagai laporan yang ditangani, evakuasi ular menjadi kasus yang paling banyak ditemukan.
Kepala Disdamkarmat Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengatakan personel penyelamat tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga memberikan pelayanan darurat non-kebakaran selama 24 jam untuk membantu masyarakat.
"Hingga pertengahan September 2026 ini, total ada 30 giat evakuasi yang sudah dilaksanakan oleh tim penyelamat di lapangan," ujar Anthoni Irawan, Sabtu 19 September 2026.
Berdasarkan data Disdamkarmat, evakuasi ular menempati urutan teratas dengan enam kasus. Sementara itu, penanganan sarang tawon atau lebah serta pelepasan cincin dan anting masing-masing tercatat sebanyak lima kasus.
Petugas juga menangani empat laporan kucing terjatuh ke sumur. Adapun evakuasi kendaraan mobil dan penanganan ruko terkunci masing-masing tercatat dua kasus.
Sejumlah laporan lainnya meliputi evakuasi biawak, anak yang terjebak di dalam mobil, monyet liar, sepeda motor, hingga kran air yang tersangkut di jari warga.
Masing-masing jenis penanganan tersebut tercatat satu kasus, termasuk laporan akses pintu rumah yang terkunci.
"Selebihnya ada penanganan biawak 1 kasus, anak terjebak di dalam mobil 1 kasus, monyet liar 1 kasus, evakuasi motor 1 kasus, kran air tersangkut di jari warga 1 kasus, hingga akses pintu rumah terkunci 1 kasus," bebernya.
Salah satu penanganan evakuasi satwa liar dilakukan Regu Rescue B pada Jumat malam 11 September 2026. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seekor ular sanca sepanjang satu meter yang ditemukan di dalam rumah warga di Jalan Wartawan, Gang Amal, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Sukarame.
Laporan kejadian disampaikan oleh Dini (27) pada pukul 22.12 WIB. Ular tersebut diketahui berada di dalam lemari pakaian sehingga membutuhkan penanganan petugas untuk mencegah risiko bagi penghuni rumah.
Anthoni menjelaskan, setelah menerima laporan, Disdamkarmat segera mengerahkan satu unit mobil Maven Rescue dengan tujuh personel ke lokasi. Operasi dipimpin oleh Danru Desri Rinando.
"Menerima laporan tersebut, kami mengerahkan 1 unit mobil Maven Rescue beserta 7 personel yang dipimpin Danru Desri Rinando ke lokasi kejadian. Ular berhasil diamankan menggunakan grab stick dan karung, evakuasi rampung pada pukul 22.42 WIB," jelas Anthoni.