LAMPUNG BARAT – Musyawarah Gugus Depan (Musgus) yang digelar Gugus Depan Gerakan Pramuka berpangkalan di SMP IT Daarul Qudwah berhasil menetapkan jajaran Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan pengurus Gugus Depan (Gudep).
Dalam sidang Musgus tersebut, Eska Ayu Wardani, S.Pd.Gr ditetapkan sebagai Ketua Mabigus, didampingi Nandita Rosalina, S.Pd.Gr sebagai Sekretaris dan Adelazora, S.Si sebagai Bendahara. Kepengurusan tersebut juga diperkuat tiga orang anggota.
Selain jajaran Mabigus, sidang Musgus menetapkan Zainudin, S.Pd sebagai Ketua Gugus Depan.
Untuk unsur pembina, Dial Saks Robin, S.Kom.Gr ditetapkan sebagai Pembina Gudep Putra, sedangkan Dira Melisa, S.Pd.Gr sebagai Pembina Gudep Putri.
Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Balik Bukit, Junaidi, mengatakan Musyawarah Gugus Depan bukan sekadar agenda pergantian atau penetapan kepengurusan.
Menurutnya, Musgus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun organisasi sekaligus pembinaan generasi muda.
“Orang berorganisasi bukan karena dia kuat, tapi karena dia sadar dia tidak bisa sendiri,” ujar Junaidi.
Ia menjelaskan, seorang pembina mungkin mampu melatih sejumlah anak seorang diri. Namun, untuk menjaga marwah Gerakan Pramuka, dibutuhkan wadah kebersamaan dan kolaborasi melalui Gugus Depan.
“Seorang pembina bisa melatih 10 anak sendirian. Tapi ia tidak bisa menjaga marwah Gerakan Pramuka sendirian. Ia butuh rumah besar. Namanya Gugus Depan,” jelasnya.
Junaidi menambahkan, Pramuka mengajarkan kemandirian dalam berkarya sekaligus kemampuan untuk tampil dan bekerja secara kolaboratif.
Menurutnya, Gugus Depan merupakan “dapur” tempat para pembina dan anggota saling berbagi semangat Dasa Dharma.
“Kalau satu api padam, yang lain menyalakan,” katanya.