Menyikapi laporan kemunculan satwa liar di kawasan permukiman, Anthoni meminta masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak melakukan evakuasi secara mandiri, terutama jika berhadapan dengan hewan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
"Jika menemukan hewan berbisa atau agresif seperti ular sanca, kobra, tawon vespa, biawak, atau monyet liar, mohon jangan dievakuasi sendiri. Segera hindari kontak langsung dan jaga jarak aman agar tidak memicu agresivitas hewan," imbau Anthoni.
Selain menjaga jarak dari satwa liar, masyarakat juga disarankan rutin membersihkan pekarangan dan tidak membiarkan barang bekas menumpuk di sekitar rumah.
Tumpukan barang yang tidak terawat dapat menjadi tempat persembunyian atau sarang bagi reptil dan satwa liar lainnya.
Anthoni mengajak warga segera menghubungi layanan darurat Disdamkarmat Kota Bandar Lampung apabila membutuhkan bantuan evakuasi.
Petugas siap merespons laporan masyarakat sebagai bagian dari pelayanan penyelamatan non-kebakaran.
"Bila membutuhkan bantuan evakuasi darurat, segera hubungi layanan panggilan darurat Dinas Damkarmat Bandar Lampung, petugas kami siap memberikan pelayanan," pungkasnya.