LAMPUNG BARAT – Peringatan HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat tidak hanya diisi dengan agenda pembangunan dan seremonial. Pemerintah Kabupaten Lampung Barat juga menjadikan momentum tersebut untuk memperkuat rasa syukur, keimanan, persatuan dan semangat gotong royong masyarakat.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan istighosah, pengajian, dzikir dan doa bersama dalam rangka HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat Tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Pagar Dewa, Senin (21/9).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat Aliyurdin, S.Sos., M.H., bersama Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Fathoni, S.H., M.H., yang mewakili Bupati Lampung Barat.
Turut hadir Camat Pagar Dewa Reza Fahlefi, jajaran unsur pimpinan kecamatan, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Munawaroh Ustaz Syarif Hidayatullah, Ketua FKUB sekaligus Ketua KTNA Kabupaten Lampung Barat Ustaz Agus Syifaurosyid, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur pekon serta masyarakat Kecamatan Pagar Dewa.
Dalam sambutan Bupati Lampung Barat yang disampaikan Aliyurdin, usia ke-35 Kabupaten Lampung Barat diharapkan menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan introspeksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai kemajuan telah dicapai selama perjalanan pembangunan Lampung Barat. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan dan pekerjaan yang membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui istighosah, pengajian, dzikir dan doa bersama ini, mari kita memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT serta memohon kemudahan, kelancaran dan keberkahan dalam setiap ikhtiar pembangunan Kabupaten Lampung Barat,” ujar Aliyurdin saat menyampaikan sambutan Bupati.
Ia mengatakan, pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan peningkatan ekonomi. Peningkatan iman, takwa dan akhlak masyarakat juga menjadi bagian penting dalam membangun daerah.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan pesan dalam QS Al-A'raf ayat 96 bahwa keimanan dan ketakwaan menjadi salah satu sumber keberkahan bagi suatu daerah.
“Karena itu, pembangunan tidak hanya diarahkan pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan iman, takwa dan akhlak masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Barat juga menyampaikan sejumlah program dan ikhtiar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya program beasiswa bidang PGSD, kewirausahaan, kesehatan dan perhubungan, serta pemberian seragam dan perlengkapan sekolah gratis.
Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ketahanan pangan dan UMKM, pengembangan komoditas kopi, ekonomi kreatif, pariwisata dan kebudayaan, serta peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik.