PESISIR BARAT – Rutan Kelas IIB Krui menggelar razia gabungan dan tes urine sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, Rabu (23/9/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB itu melibatkan jajaran Rutan Kelas IIB Krui bersama Polres Pesisir Barat, Koramil 0422-03/Pesisir Tengah, serta pihak terkait lainnya.
Razia menyasar kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan sejumlah area di lingkungan Rutan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang yang dilarang.
Kepala Rutan Kelas IIB Krui Nixwanto, A.Md.IP., S.H., M.Si., mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan dan deteksi dini yang dilakukan secara berkala dengan melibatkan aparat penegak hukum.
Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan.
"Dalam pemeriksaan kamar hunian, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar warga binaan. Barang-barang tersebut kemudian diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
Dari hasil razia, petugas menemukan 10 benda tajam, 24 korek api, satu botol beling, dua kaleng bekas, serta tujuh tali-temali.
Selain pemeriksaan kamar, petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 15 WBP dan lima pegawai Rutan Kelas IIB Krui.
"Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap kemungkinan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Rutan," jelasnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif. Dengan demikian, sebanyak 20 orang yang terdiri atas 15 WBP dan lima pegawai Rutan tidak terindikasi positif berdasarkan pemeriksaan urine dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan razia dan tes urine itu sekaligus menjadi bagian dari koordinasi antara Rutan Kelas IIB Krui dengan aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman serta kondusif.
"Rutan Kelas IIB Krui akan terus meningkatkan pengawasan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Hasil temuan dalam razia juga akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandasnya. (*)