Dishub Pesbar Imbau Kendaraan Angkutan Segera Mutasi Pelat Nomor

Mutasi kendaraan angkutan ke Pesisir Barat dinilai dapat meningkatkan PAD sekaligus mendukung pengawasan kendaraan ODOL.
Yayan Prantoso - Kamis, 25 Jun 2026 - 14:29 WIB
Dishub Pesbar dorong mutasi pelat kendaraan angkutan ke kabupaten Pesbar.
Dishub Pesbar dorong mutasi pelat kendaraan angkutan ke kabupaten Pesbar. - Foto dok. Dishub Pesbar

Follow Us:

Media Lampung WhatsApp Channels
Advertisements

PESISIR BARAT – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pesisir Barat mengimbau para pemilik kendaraan, khususnya kendaraan angkutan barang yang masih menggunakan pelat nomor luar daerah, agar segera melakukan mutasi kendaraan menjadi pelat nomor Kabupaten Pesisir Barat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor yang menjadi salah satu sumber penerimaan daerah. Selain itu, mutasi kendaraan juga diharapkan mampu meningkatkan akurasi data kendaraan yang beroperasi dan berdomisili di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Barat, Ariswandi, S.Sos., M.P., melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan, Mirton Setiawan, S.Pd., M.M., mengatakan hingga saat ini masih terdapat sejumlah kendaraan angkutan barang yang beroperasi di wilayah Pesisir Barat namun menggunakan pelat nomor dari daerah lain.

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada potensi penerimaan daerah karena pajak kendaraan yang dibayarkan akan masuk ke daerah asal kendaraan terdaftar, bukan ke Kabupaten Pesisir Barat sebagai wilayah tempat kendaraan beroperasi dan memanfaatkan layanan publik.

Advertisements

“Kami mengimbau kepada seluruh pemilik kendaraan, terutama kendaraan angkutan barang yang selama ini beroperasi di Kabupaten Pesisir Barat tetapi masih menggunakan pelat nomor luar daerah, agar dapat segera melakukan mutasi kendaraan ke Kabupaten Pesisir Barat. Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah yang salah satunya bersumber dari pajak kendaraan bermotor,” kata Mirton.

Ia menjelaskan, semakin banyak kendaraan yang terdaftar di Kabupaten Pesisir Barat, maka potensi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan juga akan semakin meningkat. Kondisi tersebut berdampak positif terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program pembangunan serta pelayanan publik bagi masyarakat.

Karena itu, Dishub terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha transportasi agar memahami manfaat serta pentingnya memutasi kendaraan ke daerah tempat kendaraan beroperasi.

"Karena itu, Dishub terus berupaya melakukan sosialisasi agar pemilik kendaraan memahami manfaat dan pentingnya melakukan mutasi kendaraan," jelasnya.

Advertisements

Selain mendorong peningkatan PAD, Dishub Pesisir Barat juga menyiapkan langkah pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang yang melintasi ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar). Salah satu program yang direncanakan pada Tahun Anggaran 2026 adalah pengadaan timbangan truk portable.

Peralatan tersebut nantinya digunakan untuk memantau dan mengecek tonase kendaraan angkutan barang yang melintas di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Pengawasan tonase dinilai penting untuk mencegah pelanggaran muatan berlebih atau overload yang berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

“Tahun 2026 kami merencanakan penyediaan timbangan truk portable. Alat ini nantinya digunakan untuk memantau dan mengecek tonase kendaraan angkutan barang yang melintas di wilayah Kabupaten Pesisir Barat, khususnya di ruas Jalan Lintas Barat,” ujarnya.

Mirton menegaskan, kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerusakan jalan, meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, hingga terganggunya kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Advertisements

Share:
Editor: Budi Setiawan
Source:
Advertisements

Baca Juga

Rekomendasi

Advertisements
HUT Bandar Lampung

Berita Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Berita Terbaru

Advertisements

Berita Pilihan

Advertisements

Topik Populer

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

Foto Terbaru

Video Terbaru

Advertisements