Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko ambruk apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.
Hingga kini, warga mengaku belum melihat adanya langkah penanganan serius di lokasi. Belum ada perbaikan drainase maupun penataan ulang kabel jaringan yang dianggap menjadi sumber persoalan.
Akibatnya, masyarakat terus dihantui kekhawatiran setiap kali hujan turun.
Warga berharap pihak Telkom bersama pemerintah daerah segera melakukan evaluasi teknis terhadap jalur instalasi jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.
Normalisasi drainase serta penguatan struktur penahan tanah dinilai mendesak dilakukan guna mencegah kerusakan yang lebih besar.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan terhadap pembangunan infrastruktur utilitas yang dinilai kerap mengabaikan aspek keselamatan lingkungan.
Di tengah kebutuhan layanan telekomunikasi yang terus berkembang, warga berharap pembangunan tetap memperhatikan keamanan permukiman serta keberlanjutan tata ruang.