LAMPUNG BARAT – Sebanyak 22 dokter peserta Program Internsip Dokter Umum dan Dokter Gigi Indonesia Angkatan III Tahun 2026 mulai menjalankan tugas di Kabupaten Lampung Barat. Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus berharap kehadiran para dokter muda tersebut mampu memperkuat tenaga medis sekaligus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Harapan itu disampaikan Parosil saat menerima 22 peserta program internsip di rumah dinas bupati, Senin (12/10).
Dari total peserta, sebanyak 16 dokter umum akan menjalani penugasan selama satu tahun, sedangkan enam dokter gigi bertugas selama enam bulan. Para peserta tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Untuk penempatan, dokter umum akan bertugas di RSUD Alimuddin Umar, Puskesmas Fajar Bulan, dan Puskesmas Gedung Surian. Sementara itu, dokter gigi ditempatkan di RSUD Alimuddin Umar dan Puskesmas Kenali.
Parosil menegaskan, kehadiran para dokter internsip harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Lampung Barat.
Menurutnya, latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam dapat menjadi modal untuk menghadirkan perspektif baru dalam pelayanan kesehatan. Perbedaan tersebut diharapkan mendorong pola kerja yang lebih efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Hadirnya mereka memberikan warna yang berbeda di Lampung Barat, mengingat mereka dari berbagai daerah dan perguruan tinggi,” ujar Parosil.
Ia juga meminta para dokter muda mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik masyarakat setempat. Selain menjalankan tugas sesuai kompetensi, mereka diharapkan berani mengembangkan gagasan baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Bisa memberikan nuansa dan cara kerja yang berbeda. Harus bisa menyesuaikan diri. Berikan inovasi baru terhadap pelayanan di Lampung Barat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Parosil mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh hanya berfokus pada fasilitas di dalam gedung rumah sakit maupun puskesmas. Tenaga medis juga harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat agar akses terhadap layanan kesehatan semakin merata.
Karena itu, ia meminta seluruh dokter internsip menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, serta mengutamakan kebutuhan masyarakat di wilayah penempatan masing-masing.