LAMPUNG BARAT – SMKN 1 Waytenong menggelar sosialisasi Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 kepada ratusan orang tua dan wali murid, Selasa. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat sinergi antara sekolah, komite, dan orang tua dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Dalam sosialisasi tersebut, pihak sekolah menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Salah satu poin yang ditekankan adalah tidak adanya pungutan untuk kesiapan maupun pengadaan seragam sekolah bagi peserta didik baru.
Ketua Panitia MPLS, Dwi Pratiwi, S.Pd., M.M., mewakili Kepala SMKN 1 Waytenong, Ike Maryasari, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua, komite sekolah, serta insan pers yang hadir dalam kegiatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh orang tua, wali murid, komite sekolah, dan rekan-rekan insan pers. Dukungan serta kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan agar pelaksanaan MPLS berjalan lancar dan bersama-sama kita dapat memajukan dunia pendidikan di SMKN 1 Waytenong," ujar Dwi Pratiwi.
Advertisements
Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, SMKN 1 Waytenong menerima 313 peserta didik baru yang tersebar dalam delapan kompetensi keahlian, yaitu:
- Desain Komunikasi Visual (DKV)
- Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ)
- Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi (TJAT)
- Teknik Alat Berat dan Pertanian (TAP)
- Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB)
- Desain Produksi Busana (DPB)
- Akuntansi
- Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL)
Khusus kompetensi keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), sekolah membuka dua rombongan belajar karena tingginya minat calon peserta didik.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Iskandar, mengajak seluruh orang tua untuk tidak hanya mendukung proses belajar anak-anak mereka, tetapi juga berperan aktif memberikan masukan demi kemajuan sekolah.
"Kami berharap dukungan tidak hanya datang dari orang tua siswa, tetapi juga seluruh pihak yang peduli terhadap pendidikan. Silakan memberikan saran, masukan, bahkan berkunjung ke sekolah untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan sekolah. Dengan kebersamaan, kualitas pendidikan akan semakin baik," kata Iskandar.
Advertisements
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMKN 1 Waytenong berharap komunikasi antara sekolah, komite, dan orang tua semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif sehingga menghasilkan lulusan yang berkarakter, memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.